Shin Tae-yong Mode Tempur! Persija Jumpa 2 Raksasa di Awal Super League 2026-2027
JAKARTA, iNews.id - Persija Jakarta langsung menghadapi Borneo FC dan Persib Bandung dalam dua laga pembuka Super League 2026-2027, ujian berat yang akan mengukur kesiapan tim asuhan Shin Tae-yong sejak awal kompetisi.
Persija tidak mendapatkan start yang ringan. Macan Kemayoran harus bertandang ke markas Borneo FC pada pekan pertama sebelum menghadapi Persib Bandung pada pertandingan berikutnya.
Borneo FC bukan lawan sembarangan. Tim asal Kalimantan Timur itu mengakhiri kompetisi musim lalu sebagai runner-up, sedangkan Persib Bandung keluar sebagai juara.
Pertandingan melawan Borneo FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 5 September 2026. Persija harus langsung menghadapi tekanan pertandingan tandang ketika musim baru dimulai.
Tantangan berikutnya datang hanya beberapa hari kemudian. Persija dijadwalkan menjamu Persib Bandung pada 9 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Namun, penggunaan SUGBK untuk duel Persija kontra Persib masih menunggu izin resmi dari pihak keamanan. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, laga tersebut akan menjadi pertandingan kandang pertama Persija pada musim 2026-2027.
Dua pertandingan tersebut menjadi perhatian besar karena Persija harus menghadapi dua tim terbaik dari musim sebelumnya secara beruntun. Situasi ini membuat persiapan pramusim menjadi modal penting bagi skuad besutan Shin.
Shin Tae-yong Siapkan Persija Hadapi Ujian Berat
Shin Tae-yong menilai kualitas Borneo FC dan Persib Bandung tidak perlu diragukan. Meski performa musim lalu tidak otomatis menentukan hasil kompetisi baru, posisi kedua tim tersebut menjadi gambaran kekuatan mereka.
"Mengenai Persib Bandung dan Borneo, meskipun itu musim lalu, mereka adalah tim yang mengakhiri musim di peringkat satu dan dua, jadi mereka adalah tim yang sangat bagus," kata Shin dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Senin (31/8/2026).
Pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak ingin Persija hanya memikirkan dua pertandingan awal. Dia meminta pemain memberikan kemampuan terbaik sejak laga pertama hingga seluruh kompetisi berlangsung.
"Oleh karena itu, kami harus memberikan yang terbaik di pertandingan pertama, kedua, dan di seluruh pertandingan," tambahnya menegaskan.
Kepercayaan diri Shin juga ditopang hasil pramusim Persija. Macan Kemayoran lebih dulu mengikuti Piala Presiden 2026 dan berhasil mengakhiri turnamen tersebut di posisi ketiga.
Setelah itu, Persija melanjutkan persiapan dengan menjalani tiga pertandingan uji coba. Hasilnya maksimal karena seluruh pertandingan berhasil dimenangi.
Persija lebih dulu mengalahkan klub Thailand, Police Tero, dengan skor 2-1. Hasil serupa kembali diraih ketika Macan Kemayoran menghadapi Chiangrai United.
Ujian terakhir dalam rangkaian pertandingan persiapan datang dari klub Australia, Brisbane Roar. Persija tampil meyakinkan dan menutup laga dengan kemenangan telak 4-0.
Rangkaian hasil tersebut menjadi bekal Persija sebelum memasuki persaingan Super League 2026-2027. Namun, tantangan sesungguhnya langsung menanti karena dua lawan pertama mereka merupakan penghuni dua posisi teratas musim sebelumnya.
Persija kini dituntut membuktikan hasil positif pramusim dalam pertandingan kompetitif. Duel melawan Borneo FC dan Persib Bandung sekaligus menjadi kesempatan bagi Shin untuk menunjukkan kesiapan timnya menghadapi musim baru.
Jika mampu melewati dua laga awal dengan hasil maksimal, Persija berpeluang mengawali kompetisi dengan momentum kuat. Sebaliknya, Borneo FC dan Persib tentu juga memiliki ambisi besar untuk mempertahankan posisi sebagai kekuatan utama di Super League.
Dengan jadwal seperti ini, Persija tidak memiliki banyak ruang untuk beradaptasi. Macan Kemayoran harus langsung tancap gas sejak pekan pertama.









