Menjajal XPENG X9 Terbaru: Dijejali Banyak Fitur Pintar, Manuvernya Bikin Kaget!
TANGERANG, iNews.id – Mengendarai mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) berukuran besar biasanya identik dengan bodi bongsor dan manuver yang membutuhkan ruang lebih luas. Namun, kesan tersebut berubah seketika saat iNews.id mencoba langsung XPENG New X9 dalam sesi Media Experience Drive di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Tangerang, Senin (31/8/2026).
Dalam sesi tersebut, XPENG memberikan kesempatan kepada penulis untuk merasakan langsung kemampuan New X9 dalam berbagai kondisi berkendara. Bukan sekadar melihat fitur dari lembar spesifikasi, sejumlah teknologi dan kemampuan mobil ini bisa diuji secara langsung.
Kesan pertama yang terasa adalah dimensi New X9 cukup besar. Namun ketika mulai diajak bermanuver dengan rintangan berkelok, mobil ini ternyata tidak terasa seperti membawa mobil besar.
Salah satu pengujian yang cukup menarik adalah ketika New X9 diajak melewati lintasan slalom, melakukan perubahan arah, hingga bermanuver di area yang lebih sempit.
Di situ, kelincahan New X9 cukup terasa. Kemudi dapat merespons perubahan arah dengan cepat, sementara bodi mobil tetap terasa terkendali ketika diajak berpindah arah.
Kemampuan tersebut salah satunya ditopang teknologi Active Rear-Wheel Steering. Sistem ini membuat roda belakang dapat ikut bergerak ketika mobil bermanuver.
Dengan teknologi tersebut, radius putar minimum New X9 bisa mencapai 5,4 meter dengan sudut kemudi roda belakang maksimum kurang lebih 5 derajat. Dalam praktiknya, fitur ini membuat MPV berukuran besar tersebut terasa lebih mudah diajak bermanuver, terutama ketika menghadapi ruang yang terbatas.
Sensasi Berkendara yang Berbeda
Pengalaman berkendara kemudian berlanjut pada pengujian performa. New X9 yang digunakan dalam sesi ini mengandalkan Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) dengan output 235 kW dan torsi maksimum 450 Nm.
Ketika pedal akselerator diinjak, tenaga terasa keluar dengan respons yang cukup cepat. Karakter tersebut membuat mobil tidak terasa lamban meski memiliki dimensi yang besar.
Untuk varian Long Range Pro dan Long Range Pro+, akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat ditempuh dalam 7,75 detik dengan kecepatan maksimum 200 km/jam.
New X9 juga memiliki desain aerodinamis Starship Design 2.0 dengan angka hambatan udara 0,236 Cd. Namun, hal yang paling terasa selama pengujian bukan sekadar angka tersebut, melainkan bagaimana mobil tetap terasa stabil ketika diajak melaju dan berpindah arah.
Mencoba Fitur Bantuan Berkendara
Bagian lain yang menarik perhatian adalah teknologi bantuan berkendara yang terintegrasi dalam XPENG New X9. Mobil ini membawa ekosistem XPILOT Assist yang didukung Turing XP5, tiga millimeter-wave radar, 12 ultrasonic radar, serta 12 kamera.
Sejumlah fitur bantuan berkendara juga dapat dirasakan selama sesi pengujian, termasuk Adaptive Cruise Control dan Lane Centering Control.
Fitur-fitur tersebut memberikan gambaran bagaimana teknologi pada New X9 tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan hiburan, tetapi juga membantu pengemudi ketika berkendara.
Meski demikian, fitur bantuan berkendara tetap perlu dipahami sebagai sistem pendukung, bukan pengganti konsentrasi pengemudi. Pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi jalan dan memegang kendali kendaraan.
Selain fitur berkendara, tersedia pula sejumlah teknologi untuk membantu proses parkir dan manuver, seperti 360-degree camera, Transparent Chassis, Remote Parking Assist, hingga Reverse Drive Assist.
Kabin Senyap, Terasa Seperti Lounge Berjalan
Setelah menguji kemampuan berkendara, pengalaman kemudian bergeser ke bagian yang menjadi salah satu daya tarik utama New X9, yaitu kabinnya.
Ya, masuk ke dalam kabin, kesan pertama yang terasa adalah ruang yang lapang. XPENG memang merancang New X9 dengan konsep premium family lounge on wheels, sehingga kenyamanan penumpang menjadi salah satu fokus utama.
Ruang interiornya mencapai 7,7 meter persegi. Akses menuju baris ketiga juga terasa lebih leluasa berkat kanal tengah berukuran 180 mm.
Baris kedua menjadi salah satu area yang paling memanjakan penumpang. Pada varian yang dilengkapi fitur tersebut, tersedia Zero-Gravity Sofa Seats dengan material full-grain top-layer Nappa leather.
Jok ini dapat diatur secara elektrik hingga 14 arah dan dilengkapi fungsi pemanas serta ventilasi. Bahkan terdapat fitur pijat 10 titik dengan enam pilihan skenario pijat.
Kenyamanan tidak berhenti di baris kedua. Baris ketiga juga dirancang agar tetap fleksibel, termasuk melalui pengaturan elektrik pada sandaran dan headrest serta konfigurasi pelipatan 40/60.
Hal lain yang cukup terasa selama berada di dalam kabin adalah tingkat kesenyapannya.
Ketika mobil bergerak, suara dari luar terasa cukup teredam. XPENG membekali New X9 dengan soundproof glass pada kaca depan, area baris pertama dan kedua, serta panoramic roof.
Teknologi Active Real-Time Road Noise Cancellation juga bekerja untuk membantu mengurangi suara bising yang berasal dari permukaan jalan.
Kesan tersebut semakin lengkap dengan sistem audio 27-speaker XOPERA yang menggunakan amplifier eksternal 1.552W dan konfigurasi 7.1.6 channel.
Dengan konfigurasi tersebut, kabin New X9 terasa bukan sekadar ruang untuk duduk selama perjalanan, tetapi memang dirancang sebagai ruang hiburan dan relaksasi.
Layar Besar dan Teknologi Pintar
Pengalaman menggunakan New X9 juga tidak lepas dari berbagai perangkat digital di dalam kabin.
Sistem infotainment menggunakan XOS Tianji yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8295. Antarmukanya mendukung sejumlah fungsi, mulai dari split-screen multitasking, Apple CarPlay, Android Auto, navigasi pintar, pembaruan perangkat lunak melalui OTA, hingga asisten suara "Hey XPENG".
Layar utama berukuran 17,3 inci menjadi pusat kendali di bagian depan. Sementara penumpang belakang juga mendapatkan layar hiburan berukuran 21,4 inci.
Untuk pengemudi, tersedia 21-inch W-HUD yang menampilkan sejumlah informasi berkendara dan navigasi sehingga pandangan tidak harus terlalu sering dialihkan dari jalan.
Jarak Tempuh hingga 715 Km
Sebagai mobil listrik, kemampuan baterai tentu menjadi bagian penting yang ikut diuji dan diperhatikan.
New X9 Long Range Pro dan Long Range Pro+ menggunakan baterai berkapasitas 110 kWh dengan jarak tempuh hingga 715 km berdasarkan standar NEDC. Sementara varian Standard Range Pro memiliki jarak tempuh hingga 620 km NEDC.
Yang cukup menarik, mobil ini menggunakan platform 800V high-voltage Silicon Carbide dan teknologi baterai 5C.
Untuk varian Long Range Pro dan Long Range Pro+, kemampuan DC fast charging dapat mencapai 542 kW. Berdasarkan spesifikasinya, pengisian daya 10-80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 12 menit.
Artinya, bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, waktu pengisian daya dapat dibuat lebih singkat dibandingkan pengisian kendaraan listrik dengan kemampuan yang lebih rendah.
Dari pengalaman singkat di balik kemudi, XPENG New X9 menunjukkan karakter yang cukup berbeda dari bayangan umum mengenai MPV berukuran besar.
Dimensinya memang besar, tetapi teknologi Active Rear-Wheel Steering membuatnya terasa lebih mudah dikendalikan ketika diajak bermanuver. Di saat yang sama, performanya cukup responsif, sementara kabin menawarkan ruang luas dan tingkat kesenyapan yang membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
Kombinasi tersebut membuat New X9 tidak hanya mengandalkan ukuran dan kemewahan kabin. Mobil ini mencoba menghadirkan pengalaman berkendara yang menggabungkan performa, kenyamanan, serta teknologi pintar dalam satu paket kendaraan listrik.






