CFD Sudirman-Thamrin Tetap Ramai Pascakericuhan 27 Agustus, Warga: Jakarta Aman

CFD Sudirman-Thamrin Tetap Ramai Pascakericuhan 27 Agustus, Warga: Jakarta Aman

Terkini | inews | Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:34
share

JAKARTA, iNews.id - Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat, tetap ramai, Minggu (30/8/2026). Warga tetap berolahraga meski sebelumnya terjadi kericuhan setelah aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Ribuan warga memadati ruas jalan yang ditutup untuk kendaraan tersebut. Mereka tampak berolahraga, bersepeda, hingga berjalan santai bersama keluarga.

Pantauan iNews.id, sejumlah orang tua bahkan membawa anak-anak mereka yang masih balita untuk menikmati suasana CFD. Warga terlihat nyaman beraktivitas di tengah kawasan yang dipenuhi masyarakat.

Salah satu pengunjung asal Cempaka Putih, Novin, mengaku tidak merasa khawatir berolahraga di kawasan Sudirman-MH Thamrin setelah adanya kericuhan dalam aksi demonstrasi.

"Kayaknya enggak ada apa-apa sih, enggak ada sesuatu yang dikhawatirkan. Orang-orang juga banyak, terbukti bahwa ini indikator bahwa ya Jakarta aman-aman aja kok," kata Novin kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).

Menurut Novin, ramainya warga yang kembali beraktivitas di ruang publik menunjukkan situasi Jakarta tetap aman dan kondusif. Dia juga menilai aksi demonstrasi merupakan bagian dari momentum masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

"Menurutku demo itu demo yang bagus kok, menyuarakan dan saya enggak khawatir Indonesia ke depan gimana-gimana, karena sinyalnya masih bagus," ujarnya.

Novin mengaku saat demonstrasi berlangsung, sejumlah rekan kerjanya memilih bekerja dari rumah. Namun, dia memastikan tidak ada rekannya yang menjadi korban dalam aksi tersebut.

Pada Minggu pagi, Novin datang ke CFD bersama teman kantornya, Hafiz. Keduanya memilih kawasan Sudirman-Thamrin untuk berolahraga.

Hafiz juga mengaku tidak merasakan adanya ancaman ataupun situasi yang mengkhawatirkan selama beraktivitas di kawasan tersebut.

"Dari saya enggak ngerasa yang gimana-gimana sih ya. Overall artinya aman, kondusif juga, enggak terlalu crowd, enggak merasakan ada bahaya yang bagaimana. Jadi so far all clear sih," ucap Hafiz.

Hafiz mengatakan dirinya memanfaatkan kawasan CFD sebagai tempat latihan lari karena berencana mengikuti sejumlah ajang lari.

Meski demikian, dia menyoroti aspek keselamatan selama pelaksanaan CFD. Hafiz melihat masih ada sejumlah pelari atau pegiat olahraga yang masuk ke jalur TransJakarta.

"Tadi sempat melihat ada runner atau pegiat olahraga yang kurang tahu sengaja atau tidak sengaja masuknya justru di jalur Transjakarta. Jadi gitu kan terlalu membahayakan. Harapannya ada petugas yang mengingatkanlah gitu," katanya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan 45 orang sebagai tersangka kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Para tersangka merupakan bagian dari klaster massa yang diduga merusakan fasilitas umum dan melakukan penganiayaan.

"Klaster massa yang melakukan pengrusakan fasilitas umum maupun penganiayaan. Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 71 orang yang diduga melakukan pengrusakan fasilitas umum dan melakukan penganiayaan pascaaksi 27 Agustus," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan terhadap 71 orang tersebut, penyidik kemudian menetapkan 45 orang sebagai tersangka. Penetapan dilakukan berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi yang telah diperiksa dalam proses penyidikan.

"Dari hasil penyidikan tersebut, berdasarkan alat bukti dan saksi yang kami lakukan pemeriksaan dalam proses penyidikan, saat ini kami sudah menetapkan 45 orang sebagai tersangka," ujar Iman.

Topik Menarik