Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

Terkini | inews | Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:01
share

TEL AVIV, iNews.id - Badan intelijen Israel Shin Bet membenarkan, putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Yair, dievakuasi dari Amerika Serikat (AS) pulang ke negaranya.

"Memang ada ancaman signifikan untuk membahayakan Yair Netanyahu, dan mengingat hal ini, setelah mempelajari situasi, keputusan diambil untuk segera mengevakuasi dia bersama tim keamanannya kembali ke Israel," bunyi keterangan Shin Bet, sebagaimana dikutip dari surat kabar Jerusalem Post, Minggu (30/8/2026).

Yair diketahui tinggal di Miami, Florida, sejak beberapa tahun terakhhir, memicu kekhawatiran warga sekitar mengenai keamanan di lingkungan mereka. Sebagaimana diketahui keluarga Netanyahu, termasuk Yair, diincar oleh Iran dan kelompok-kelompok proksinya.

Netanyahu pada Senin lalu mengungkap, dinas intelijen Iran berupaya membunuh salah satu putranya, tanpa menyebut nama Yair. 

"Sesuatu yang luar biasa terjadi: Iran menargetkan salah satu putra saya. Iran berusaha membunuh salah satu putra saya," kata Netanyahu, kepada stasiun televisi Israel, Channel 14, saat itu.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu saat membahas laporan bahwa Shin Bet menolak memberi layanan keamanan untuk Gadi Eisenkot, pesaing Netanyahu dalam pemilu pada 27 Oktober mendatang.

Netanyahu mengeklaim bahwa dia mendukung perlindungan untuk Eisenkot sepanjang waktu. Pengawalan untuk Eisenkot bukan kemewahan.

“Tanpa itu, (Iran) akan berhasil (membunuhnya),” ujarnya.

Dia memiliki tiga anak, yakni dua pria Yair dan Avner, lahir dari pernikahannya dengan Sara Netanyahu, dan seorang wanita bernama Noa, hasil dari pernikahan pertamanya.

Topik Menarik