Demo Desak Dugaan Penganiayaan Aktivis di Asahan, Mahasiswa dan Ormas Nyaris Bentrok

Demo Desak Dugaan Penganiayaan Aktivis di Asahan, Mahasiswa dan Ormas Nyaris Bentrok

Nasional | inews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:08
share

ASAHAN, iNews.id - Demonstrasi sejumlah aktivis nyaris ricuh di halaman Polres Asahan, Sumatera Utara, Rabu (26/8/2026) siang. Mereka mendesak Polres Asahan memproses hukum ketua ormas atas dugaan penganiayaan.

Sejumlah aktivis gabungan mahasiswa menggelar demonstrasi untuk meminta polisi segera mengusut dugaan penganiayaan terhadap seorang aktivis. Mereka menilai laporan korban harus diproses secara hukum.

Demonstrasi mahasiswa mendesak Polres Asahan memproses dugaan penganiayaan aktivis oleh ketua ormas. (Foto: iNews).

Situasi memanas ketika beberapa anggota ormas yang berada di Polres Asahan mendatangi peserta aksi. Polisi yang berjaga langsung memisahkan kedua kelompok dan meredam ketegangan agar tidak berkembang menjadi bentrokan.

Aktivis Asahan, Syahdan mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk mendesak polisi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum ketua ormas.

"Kami meminta kepada Polres Asahan untuk menindak tegas dan tidak tebang pilih terkait penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu ketua ormas di Asahan," ujar Syahdan di lokasi.

Dugaan kekerasan itu disebut terjadi setelah korban mengunggah kegiatan CPO ilegal yang marak di wilayah Asahan. Aktivis meminta polisi menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan.

Kapolres Asahan, AKBP Adi Dharma Pramudhita mengatakan, akan memproses laporan korban sesuai ketentuan hukum. Dia juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara berkeadilan.

Dia Polres Asahan meminta aktivis maupun anggota ormas tidak melakukan tindakan yang berpotensi melanggar hukum selama proses penyelidikan berlangsung.

Polisi juga mengimbau kedua pihak mempercayakan penanganan perkara kepada penyidik. Setiap laporan akan diproses berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan dalam penyelidikan.

Aksi di Mapolres Asahan akhirnya dapat berlangsung tanpa bentrokan. Polisi tetap melakukan pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan susulan.

Topik Menarik