Michael Owen Semprot Striker Liverpool yang Mandul: Mulai Mengkhawatirkan!

Michael Owen Semprot Striker Liverpool yang Mandul: Mulai Mengkhawatirkan!

Olahraga | inews | Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:56
share

LIVERPOOL, iNews.id - Alexander Isak kembali menjadi sorotan setelah tampil mengecewakan saat Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United di St James’ Park, Minggu (23/8/2026).

Isak mendapat sambutan buruk dari publik tuan rumah sejak awal pertandingan. Mantan penyerang Newcastle tersebut terus menerima cemoohan saat namanya masuk dalam susunan pemain Liverpool untuk menghadapi klub lamanya.

Kepindahan Isak dari Newcastle ke Liverpool dengan nilai transfer 125 juta pounds pada musim panas lalu membuat pertandingan ini memiliki tensi tersendiri. Namun, penampilan pemain Timnas Swedia itu justru tidak mampu menjawab ekspektasi besar yang mengiringi kedatangannya ke Anfield.

Newcastle membuka keunggulan melalui Anthony Elanga hanya lima menit setelah pertandingan dimulai. Liverpool kemudian menyamakan skor lewat tembakan jarak jauh Cody Gakpo 10 menit setelah babak kedua berjalan.

Keunggulan Newcastle kembali hadir hanya dua menit kemudian. Joe Willock menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membuat skor menjadi 2-1 dan memberikan tekanan lebih besar kepada Liverpool.

Matthias Jaissle sempat berada di ambang kemenangan pertamanya sebagai pelatih Newcastle. Namun, Liverpool memperoleh penalti pada menit-menit akhir setelah Lewis Hall dinilai melakukan pelanggaran terhadap Victor Munoz di kotak penalti.

Dominik Szoboszlai yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Pemain asal Hungaria itu melepaskan tembakan keras ke arah kanan atas gawang Lukas Hornicek untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Michael Owen Soroti Performa Isak

Hasil imbang tersebut tidak membuat Isak terhindar dari kritik. Mantan pemain Liverpool dan Newcastle, Michael Owen, menilai penampilan penyerang berusia 26 tahun itu mulai mengkhawatirkan.

Sebelumnya, Gary Neville juga memberikan sorotan tajam kepada Isak dan Florian Wirtz. Mantan bek kanan Manchester United tersebut menyebut keduanya sebagai “kekecewaan terbesar” Liverpool setelah gagal memberikan dampak positif dalam pertandingan.

Liverpool mengeluarkan £116 juta untuk mendatangkan Wirtz dari Bayer Leverkusen. Isak sendiri datang dengan harga £125 juta dari Newcastle. Neville menilai dua pemain mahal tersebut harus segera menunjukkan kualitas mereka.

“Hal terbesar bagi Liverpool adalah mereka memiliki duet lini depan senilai seperempat miliar pound, Isak dan Wirtz, dan astaga, kami sudah cukup bersikap baik kepada mereka,” kata Neville dalam podcast Gary Neville.

Neville juga menuntut Wirtz memperlihatkan energi dan determinasi lebih besar di lapangan. Menurut dia, kualitas teknis saja tidak cukup jika pemain tersebut tidak menunjukkan kerja keras dalam pertandingan.

Sementara itu, Owen secara khusus membahas kondisi Isak ketika tampil melawan Newcastle. Dia memahami penyerang tersebut membutuhkan waktu setelah mengalami masalah cedera, tetapi menilai alasan tersebut mulai tidak cukup untuk menjelaskan performanya.

“Saya mengalami banyak cedera dalam karier saya. Jadi saya tahu betapa sulitnya untuk kembali dan Anda memang membutuhkan sedikit waktu,” kata Owen kepada talkSPORT.

“Semua orang sudah memberinya waktu dan memahami situasinya, tetapi ketika dia sudah menyelesaikan musim, kemudian pergi ke Piala Dunia dan sekarang sudah menjalani pramusim, Anda hanya berpikir ‘oke, sekarang kita mulai kehabisan alasan’,” lanjutnya.

Owen menegaskan Liverpool kini membutuhkan versi terbaik Isak. Menurut dia, kualitas penyerang tersebut sudah terbukti saat masih membela Newcastle, tetapi performa serupa belum terlihat bersama Liverpool.

"“Kita perlu mulai melihat Isak yang sebenarnya dan kita tahu seberapa bagus dia. Kita melihatnya bersama Newcastle, dia benar-benar kelas atas, tetapi kita belum melihatnya untuk Liverpool sejauh ini. Saya pikir pertanyaan-pertanyaan akan muncul sekarang,” ujar Owen.

“Seperti yang saya katakan, selalu beri dia keuntungan dari keraguan di masa lalu bersama Liverpool, tetapi pada awal musim ini, sekarang kami berharap dan Liverpool benar-benar membutuhkannya,” sambungnya.

Kebutuhan Liverpool terhadap Isak semakin besar setelah Mohamed Salah pergi dan Hugo Ekitike harus menepi. Situasi tersebut membuat pilihan di lini serang Liverpool semakin terbatas sehingga kontribusi Isak menjadi semakin penting.

“Sehari sebelumnya, dia jauh dari performa terbaiknya. Saya pikir dia tertinggal satu langkah dan itu mengkhawatirkan,” tegas Owen.

Isak sejauh ini baru mencatatkan empat gol dan satu assist dalam 24 penampilan bersama Liverpool. Catatan tersebut menjadi alasan tambahan mengapa tekanan terhadap mantan penyerang Newcastle itu semakin besar.

Liverpool selanjutnya akan kembali bertanding di Premier League dengan menjamu Nottingham Forest pada Sabtu (29/8/2026). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Isak untuk merespons kritik sekaligus membuktikan dirinya masih mampu menjadi tumpuan utama lini depan The Reds.

Topik Menarik