BAB Jadi Coklat Gelap setelah Minum Zat Besi, Normal atau Berbahaya?

BAB Jadi Coklat Gelap setelah Minum Zat Besi, Normal atau Berbahaya?

Gaya Hidup | inews | Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:55
share

JAKARTA, iNews.id – Perubahan warna feses menjadi lebih gelap kerap membuat ibu hamil khawatir, terutama setelah mengonsumsi suplemen zat besi. Sebagian bahkan mengira kondisi tersebut merupakan tanda tubuh tidak cocok dengan suplemen.

Padahal, menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Fajar Alam, SpOG, perubahan warna feses setelah mengonsumsi zat besi dapat merupakan reaksi normal tubuh.

Hal tersebut disampaikan dr. Fajar melalui unggahan video di akun Instagram-nya. Ia menceritakan pengalaman seorang pasien ibu hamil yang mengeluhkan feses berubah menjadi cokelat lebih gelap setelah mengonsumsi asam folat dan zat besi.

"Ada ibu hamil tadi dia lapor, ‘Karena saya habis minum asam folat besi, itu saya jadi mual, terus BAB-nya jadi coklat, agak gelap’. Terus akhirnya dia, ‘Berarti obatnya nggak cocok ya, Dok? Saya berhenti ajalah karena mual, nggak enak’," kata dr. Fajar, dikutip Senin (24/8/2026).

BAB Gelap Bisa Jadi Efek Zat Besi

Dokter Fajar menjelaskan, ibu hamil tidak perlu langsung menganggap perubahan warna feses sebagai tanda suplemen tidak cocok. Zat besi memang dapat menyebabkan feses berubah menjadi lebih gelap.

Menurutnya, perubahan tersebut dapat muncul bersamaan dengan efek samping lain, seperti rasa mual.

"Lha terus masalah mual, kemudian BAB-nya jadi tambah gelap, itu juga reaksi normal dari suplementasi zat besi," tegas dr. Fajar.

Karena itu, ibu hamil yang mendapati warna feses menjadi lebih gelap setelah mengonsumsi zat besi sebaiknya tidak langsung menghentikan suplementasi secara sepihak.

Zat besi dan asam folat merupakan nutrisi penting selama kehamilan. Dokter Fajar menyebut, keduanya diperlukan ibu hamil, salah satunya untuk membantu mencegah anemia.

"Jadi Ibu-ibu, suplementasi zat besi sama asam folat itu memang diperlukan untuk ibu hamil. Jadi fungsinya adalah dia memang suplemen yang esensial, yang penting untuk ibu hamil untuk mencegah anemia," jelasnya.

Mengapa Zat Besi Bisa Bikin Mual?

Selain membuat warna feses menjadi lebih gelap, konsumsi zat besi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan pada sebagian orang.

Keluhan seperti mual bisa terasa lebih mengganggu ketika suplemen diminum pada pagi hari, terlebih jika setelahnya ibu hamil harus beraktivitas.

Untuk menyiasatinya, dr. Fajar menyarankan ibu hamil mengatur waktu konsumsi suplemen.

"Nah, yang perlu diakalin, gimana caranya supaya enggak mual, itu pertama, waktu minumnya sebisa mungkin malam kalau mau tidur," ujarnya.

Menurut dr. Fajar, cara tersebut dapat menjadi pilihan bagi ibu hamil yang merasa mual setelah mengonsumsi suplemen pada pagi hari.

"Kalau minumnya pagi, ibu-ibu habis itu mau masak atau mau pergi ke kantor, akhirnya jadinya enggak enak, mblenek perutnya, terus mual," lanjutnya.

Namun, waktu terbaik mengonsumsi suplemen tetap perlu disesuaikan dengan jenis suplemen dan anjuran dokter atau bidan yang menangani kehamilan.

Jangan Hentikan Zat Besi Sembarangan

Rasa mual atau perubahan warna feses terkadang membuat ibu hamil memilih berhenti minum suplemen. Padahal, menghentikan konsumsi tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membuat kebutuhan nutrisi selama kehamilan tidak terpenuhi.

Jika efek samping terasa berat atau mengganggu aktivitas, ibu hamil sebaiknya menyampaikan keluhan tersebut kepada dokter atau bidan. Tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan penyesuaian waktu konsumsi, jenis suplemen, atau cara penggunaannya.

Dokter Fajar juga menyarankan agar ibu hamil tidak harus mengonsumsi terlalu banyak tablet secara terpisah jika tersedia pilihan multivitamin yang sesuai dengan kebutuhannya.

Ia mencontohkan, selain zat besi dan kalsium, ibu hamil dapat membutuhkan berbagai nutrisi lain, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, asam folat, EPA, dan DHA.

"Lha mending beli satu multivitamin yang komplit. Beli di apotek atau minta ke Bu Bidan yang lengkap multivitamin. Jadi minum satu, tapi isinya sudah banyak," pungkasnya.

Kapan BAB Gelap Perlu Diperiksa?

Meski perubahan warna feses dapat terjadi akibat konsumsi zat besi, ibu hamil tetap perlu memperhatikan perubahan yang dialami.

Feses yang hanya berubah menjadi lebih gelap setelah mulai mengonsumsi zat besi dapat merupakan efek yang tidak berbahaya. Namun, jika feses berwarna hitam pekat seperti aspal, terdapat darah, atau disertai keluhan seperti nyeri perut hebat, muntah darah, pusing berat, dan tubuh sangat lemas, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Segera konsultasikan kepada dokter untuk memastikan apakah perubahan tersebut memang berkaitan dengan suplemen atau terdapat penyebab lain yang membutuhkan penanganan.

Jadi, BAB menjadi lebih gelap setelah minum zat besi tidak selalu berarti berbahaya atau menandakan tubuh tidak cocok dengan obat. 

Yang terpenting, ibu hamil tidak perlu panik dan tidak dianjurkan menghentikan suplementasi sendiri. Jika muncul keluhan yang mengganggu atau tidak biasa, konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Topik Menarik