Andi Azwan Sindir Penggugat Ijazah Gibran: Anda Mau Pansos
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu, Andi Azwan merespons adanya gugatan terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka oleh Mercy Sihombing. Menurutnya, Mercy hanya pansos alias panjat sosial dalam mengajukan gugatan ini.
"Karena Anda ini mau pansos," kata Andi dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Dari Ijazah Jokowi ke Sayembara Gibran, Ada Apa?' di iNews, Senin (24/8/2026).
Menanggapi sindiran itu, Mercy menilai banyak orang yang melakukan pansos di mana-mana, termasuk Andi sendiri.
"Everybody pansos, kenapa nggak. Jangan munafik deh, betul kan? Apalagi kamu Andi, pansos," ujar Mercy.
Andi lantas membantah dirinya pansos. Dia menegaskan dirinya sudah mendukung Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sejak lama.
"Pansos dari mana? Saya 2024 sudah membela Pak Jokowi, sebagai jubir Pak Jokowi," kata Andi.
Andi juga sempat terlibat debat panas dengan pakar telematika Roy Suryo terkait keberadaan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Perdebatan terjadi setelah penggugat ijazah Gibran, Mercy Sihombing memaparkan soal dokumen penyetaraan ijazah Gibran.
Mercy mempertanyakan keberadaan ijazah Gibran meski dalam dokumen penyetaraan itu sudah diceklis atau dinyatakan ada. Andi kemudian menyela dengan menegaskan ijazah itu ada.
"Saya tidak bisa berbohong ya. Kalau kita lihat di sini sudah dicontreng itu artinya secara hukum itu sudah faktanya ada," kata Andi.
Roy Suryo lalu menyela Andi dengan bertanya apakah dia pernah melihat langsung ijazah tersebut. "Pernah lihat nggak? Pernah lihat dengan mata kepala sendiri nggak?" kata Roy.
Andi pun emosi dan meminta Roy diam saja. "Udah congor lu diam aja, gua jelasin," ujar Andi.










