Heboh, Puluhan Sekolah di Filipina Pulangkan Seluruh Siswa gegara Ancaman Penembakan
SAN ANTONIO, iNews.id - Kehebohan melanda Kota San Antonio, Filipina. Sekolah-sekolah terpaksa memulangkan siswa mereka, Senin (24/8/2026), menyusul peringatan ancaman penembakan di kota tersebut.
Filipina dihebohkan dengan penembakan di sebuah SMA Kota Zamboanga pekan lalu, menewaskan empat orang,termasuk pelaku.
Wali Kota San Antonio Arvin Antipolo mengatakan, para siswa di puluhan sekolah dipulangkan setelah ada warga yang melaporkan potensi penembakan massal di kota tersebut. Para siswa dipulangkan sebagai tindakan pencegahan.
“Kami segera berkoordinasi dengan Departemen Pendidikan untuk meminta penghentian belajar di 20 sekolah negeri dan swasta,” kata Antipolo, kepada The Inquirer.
Pemerintah kota juga telah melaporkan masalah ini kepada pemerintah provinsi sehingga mendapat tambahan personel pengamanan.
"Kami juga mendirikan pos komando insiden di balai kota,” ujarnya.
Peringatan itu disampaikan seorang warga bernama Jz Rogelio.
Dalam pesannya kepada Antipolo, Rogelio mengatakan telah menerima informasi tentang rencana oleh seseorang yang tidak dikenal untuk menyerang beberapa sekolah pada pagi atau siang hari ini.
“Ini bukan candaan. Saya hanya warga yang prihatin. Saya harap pesan ini sampai kepada Anda, karena berisiko membahayakan banyak orang,” kata Rogelio, dalam pesan tersebut.










