Kanada Hadapi Perang Dagang dengan AS usai Kena Tarif 50 Persen
IDXChannel - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan negaranya sedang berada dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Bloomberg pada Senin (24/8/2026), AS mengenakan tarif 50 persen untuk sejumlah barang Kanada pekan lalu setelah kedua negara gagal mencapai kesepakatan dagang.
"Kita berada dalam perang ketika kita diserang, dan saat ini kita sedang diserang," kata Carney kepada wartawan akhir pekan lalu.
Carney mengatakan negaranya akan membalas tarif baru AS tersebut, namun belum merinci langkah-langkah yang akan diambil.
Carney juga akan menyiapkan paket bantuan untuk membantu bisnis Kanada yang terkena dampak tarif AS. Ottawa bersiap untuk terlibat dalam perang dagang dengan Washington hingga masa jabatan Presiden AS Donald Trump berakhir pada 2029.
"Kami akan mendukung bisnis-bisnis ini selama diperlukan, dengan kata lain, mungkin melampaui masa pemerintahan AS saat ini," kata Carney.
"Jadi ada berbagai mekanisme yang telah kami siapkan. Kami akan memberikan rinciannya dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Menurut sejumlah sumber, Kanada dan AS tidak akan memulai pembicaraan dagang baru dalam waktu dekat.
Sikap Carney yang menolak kesepakatan dagang dengan AS yang dianggap merugikan negaranya didukung luas oleh publik Kanada. Ancaman konstan Trump terhadap negara tetangganya itu telah membuatnya sangat tidak populer di sana. (Wahyu Dwi Anggoro)










