Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla, Pemerintah Ungkap Pembagian Tugas

Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla, Pemerintah Ungkap Pembagian Tugas

Terkini | inews | Senin, 24 Agustus 2026 - 10:38
share

JAKARTA, iNews.id - Heboh di media sosial kabar pemblokiran rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono saat mendampingi aksi warga Pati di Jakarta. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan pihaknya tidak meminta penghentian rekening tersebut.

"Kami saat ini tidak melakukan penghentian atas rekening AMPB," kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Saat ditanya mengenai pihak yang memiliki kewenangan meminta pemblokiran rekening, Ivan menyebut penyidik juga memiliki kewenangan. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai penyidikan terkait rekening Supriyono.

"Penyidik memiliki kewenangan," ungkapnya.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil mengecam pemblokiran rekening Bank Mandiri milik Supriyono. Rekening tersebut diblokir ketika dia mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Koalisi masyarakat sipil menilai pemblokiran tersebut berpotensi melanggar hukum, menghambat kebebasan berpendapat, serta dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dana di perbankan.

Di dalam rekening Supriyono terdapat sekitar Rp80,9 juta. Dana tersebut terdiri atas uang pribadi dan donasi masyarakat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan peserta aksi, termasuk makanan, transportasi, serta akomodasi.

Topik Menarik