Hanung Bramantyo Maafkan Oknum Militer yang Aniaya Karyawannya, Proses Hukum Tetap Berjalan

Hanung Bramantyo Maafkan Oknum Militer yang Aniaya Karyawannya, Proses Hukum Tetap Berjalan

Gaya Hidup | inews | Senin, 24 Agustus 2026 - 06:43
share

JAKARTA, iNews.id - Sutradara Hanung Bramantyo memastikan kasus dugaan penganiayaan terhadap karyawannya oleh seorang oknum militer di hadapan anaknya, Kala Madali, telah ditempuh melalui jalur hukum. Hanung dan keluarga juga telah menjalani proses mediasi secara resmi di Pengadilan Militer.

Suami Zaskia Adya Mecca itu mengatakan proses mediasi dilakukan secara kekeluargaan dan disaksikan langsung oleh hakim. Menurutnya, langkah tersebut penting agar proses perdamaian tetap berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Mediasi itu dilakukan secara official di pengadilan militer dan disaksikan oleh hakim. Apa yang sudah terjadi kepada kita itu sebetulnya tidak merugikan satu sama lain sekarang, tetapi menjadi semacam ukhuwah yang baik," ujar Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Hanung mengaku secara psikologis kejadian tersebut sempat memberikan dampak kepada keluarganya. Namun, dia memilih menjadikan persoalan itu sebagai pembelajaran bagi Kala mengenai pentingnya memaafkan seseorang tanpa mengabaikan proses hukum.

Menurut Hanung, permintaan maaf dan pemaafan sebaiknya dilakukan melalui mekanisme yang jelas. Dia menilai proses hukum tetap harus dihormati meskipun kedua belah pihak pada akhirnya memilih berdamai.

"Proses pemaafan itu harus dilakukan dengan cara yang legal, dengan cara yang berprosedur. Bukan pada saat kejadian terus kita diminta segera minta maaf, bukan begitu, tetapi kita menempuh jalur hukum yang ada," katanya.

Hanung juga memastikan keluarga telah memberikan maaf kepada terdakwa dalam kasus tersebut. Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai kelanjutan perkara dan vonis kepada proses hukum yang berjalan di Pengadilan Militer.

"Kalau ditanya apakah orang tua Kala memaafkan pelaku? Kami bilang kami memaafkan. Terus apakah proses ini akan dilanjutkan atau bebas, saya bilang sesuai dengan proses hukumnya saja akan seperti apa," kata sutradara film Ayat-Ayat Cinta tersebut.

Hanung kini menganggap persoalan tersebut telah diselesaikan dengan cara yang baik. Dia juga mengapresiasi institusi militer yang telah memfasilitasi proses mediasi secara resmi dan transparan.

Bagi Hanung, keputusan untuk memaafkan bukan berarti mengabaikan proses hukum. Sebaliknya, dia ingin menunjukkan kepada anaknya bahwa persoalan dapat diselesaikan dengan tetap menghormati aturan dan mekanisme hukum yang berlaku.

Topik Menarik