Sering Mulas setelah Minum Kopi Susu? Jangan Buru-Buru Salahin Kopinya

Sering Mulas setelah Minum Kopi Susu? Jangan Buru-Buru Salahin Kopinya

Gaya Hidup | inews | Senin, 24 Agustus 2026 - 06:11
share

JAKARTA, iNews.id – Buat sebagian orang, minum kopi susu di pagi hari sudah seperti ritual sebelum memulai aktivitas. Namun, pernahkah Anda baru beberapa teguk kopi susu lalu tiba-tiba merasa mulas dan ingin buang air besar?

Kondisi tersebut ternyata bukan sekadar kebetulan. Ada alasan ilmiah mengapa secangkir kopi susu bisa membuat sebagian orang lebih cepat mencari toilet. Apa jawabannya? 

Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Ayman Alatas, SpMK, menjelaskan ada setidaknya dua faktor yang dapat memicu rasa mulas setelah minum kopi susu.

Menurut dr. Ayman, salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah kandungan laktosa dalam susu sapi.

Sebagian orang, terutama pada populasi Asia, memiliki intoleransi laktosa. Kondisi ini membuat tubuh kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu.

“Sebenernya bisa karena beberapa hal. Yang pertama, mungkin bukan kopinya. Jadi sebenarnya banyak orang Asia itu laktosa intoleran,” ujar dr. Ayman, dikutip Minggu (23/8/2026).

Ketika laktosa tidak tercerna dengan baik, konsumsi susu dapat menimbulkan berbagai keluhan pencernaan, termasuk perut kembung, mulas, hingga diare.

Masalahnya, keluhan tersebut sering kali langsung dikaitkan dengan kopi. Padahal, susu yang digunakan dalam kopi susu bisa menjadi pemicunya.

“Gue nggak bisa minum susu sapi karena gue nggak bisa mencerna laktosa. Nah, itu yang kadang bikin jadi mules. Tapi orang nggak sadar, menyalahkan kopinya,” ungkapnya.

Bagi orang yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi susu sapi, alternatif seperti susu nabati dapat menjadi pilihan. Namun, respons setiap orang terhadap jenis susu tentu bisa berbeda.

Selain susu, kopi itu sendiri juga dapat memengaruhi sistem pencernaan. Dokter Ayman menjelaskan, kafein dalam kopi dapat meningkatkan motilitas atau pergerakan usus. Akibatnya, isi saluran pencernaan dapat bergerak lebih cepat sehingga pada sebagian orang muncul dorongan untuk buang air besar.

“Jadi kan kopi ada kafein ya, that’s why itu yang kita cari sebetulnya. Cuma kafein itu sendiri meningkatkan motilitas dari usus. Jadi gampangnya, pergerakan usus itu makin cepat. That’s why kenapa kadang bikin mules,” jelasnya.

Jadi, jika Anda termasuk orang yang hampir selalu ingin BAB setelah minum kopi, respons tersebut bisa berkaitan dengan efek kafein terhadap aktivitas saluran cerna.

Lambung Sensitif Juga Perlu Diperhatikan

Efek kopi bukan hanya dirasakan oleh usus. Pada sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, konsumsi kopi juga dapat membuat perut terasa tidak nyaman.

Menurut dr. Ayman, kafein dapat memicu iritasi atau meningkatkan keluhan pada lambung pada orang-orang tertentu.

“Kafeinnya itu sendiri, dia bisa mengiritasi dari lambungnya itu sendiri di beberapa orang. Jadi, beberapa orang yang sensitif kafein, jadinya nggak enak perutnya,” tuturnya.

Karena itu, orang yang merasa perutnya mudah tidak nyaman setelah minum kopi sebaiknya memperhatikan kapan dan bagaimana kopi tersebut dikonsumsi.

Sebaiknya Jangan Minum Kopi saat Perut Kosong

Salah satu cara sederhana yang disarankan dr. Ayman adalah mengonsumsi kopi setelah makan, terutama bagi mereka yang memiliki lambung sensitif.

“So, that’s why kenapa kalau minum kopi bagusnya setelah makan buat beberapa orang, biar nggak mengiritasi dari si lambungnya itu sendiri,” pungkasnya.

Dengan demikian, rasa mulas setelah minum kopi susu tidak selalu berarti ada masalah serius. Bisa saja tubuh sedang merespons laktosa dari susu atau efek kafein yang meningkatkan pergerakan usus.

Namun, jika keluhan seperti diare, sakit perut, nyeri ulu hati, atau gangguan pencernaan muncul terus-menerus dan mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan hanya menyalahkan kopi. Konsultasikan keluhan tersebut kepada dokter untuk mengetahui penyebab yang tepat.

Topik Menarik