Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki
TEL AVIV, iNews.id - Meningkatnya ketegangan Israel dengan Turki memicu kekhawariran para pejabat di Tel Aviv. Mereka memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menghindari konflik dengan Turki.
Ketegangan dipicu serangan udara Israel terhadap pangkalan di Suriah pada awal pekan ini dengan alasan lokasi itu akan digunakan sebagai pangkalan militer Turki. Pemerintah Suriah maupun Turki membantah tuduhan itu.
Beberapa pejabat keamanan Israel memperingatkan, tuduhan yang dilontarkan Perdana Menteri Benjamun Netanyahu dan Menteri Pertahanan Katz terhadap Turki hanya akan memicu konflik baru yang tidak perlu.
Peringatan tersebut disampaikan para pejabat menjelang pemilu anggota parlemen Knesset yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober. Pemerintahan Netanyahu sedang menacari simpati warga, terutama dari kalangan sayap kanan, untuk melanggengkan kekuasaan mereka.
Netanyahu dan partainya, Likud, semakin sering melibatkan Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam retorika dan kampanye pemilu.
Presiden Prabowo Terbitkan Keppres: Asep Nana Mulyana Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Stasiun televisi Channel 12 melaporkan, beberapa pejabat keamanan lebih memilih untuk menghindari perselisihan dengan Turki atau mencegahnya berkembang ke arah konfrontasi lebih luas.
Militer Israel menyerang Pangkalan Udara Abu Al Duhur di Provinsi Idlib, Suriah, sekitar 70 km dari perbatasan Turki, pada Selasa (18/8/2026).
Disebutkan, beberapa pejabat keamanan Israel ingin menutupi rencana serangan itu dari sorotan publik serta tidak membuat pernyataan resmi untuk menghindari konfrontasi langsung dengan Turki.










