Tol Bayung LencirSimpang Ness Mulai Berlaku Tarif, Ini Besarannya
Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness/Pijoan mulai diberlakukan tarif pada Jumat (21/8/2026) pukul 15.00 WIB. Pemberlakuan tarif dilakukan setelah ruas tol yang menghubungkan Sumatra Selatan dan Jambi tersebut sebelumnya dioperasikan secara gratis secara bertahap.
"Mulai Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness resmi diberlakukan tarif. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol," ujar Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan dalam keterangan resmi pada Sabtu (22/6/2026).
Baca Juga:Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Pemberlakuan tarif tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7427/KPTS/Mn/2026 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness.
Hutama Karya mencatat segmen Bayung Lencir–Tempino telah beroperasi tanpa tarif sejak 17 Oktober 2024, sedangkan segmen Tempino–Simpang Ness mulai beroperasi tanpa tarif sejak 14 September 2025. Dengan diberlakukannya tarif, pengguna jalan perlu menyiapkan saldo uang elektronik sesuai tujuan perjalanan dan golongan kendaraan.
Untuk perjalanan Bayung Lencir–Tempino, tarif kendaraan Golongan I ditetapkan Rp51.500, sedangkan Golongan II dan III sebesar Rp77.000 serta Golongan IV dan V Rp102.500. Sementara perjalanan Bayung Lencir–Simpang Ness/Pijoan dikenakan Rp79.000 untuk Golongan I, Rp118.500 untuk Golongan II dan III, serta Rp158.000 untuk Golongan IV dan V.Adapun tarif Tempino–Simpang Ness/Pijoan untuk Golongan I sebesar Rp28.000, Golongan II dan III Rp41.500, serta Golongan IV dan V Rp55.500. Besaran tarif yang sama berlaku untuk perjalanan dari Simpang Ness/Pijoan menuju Tempino, sedangkan perjalanan menuju Bayung Lencir masing-masing dikenakan Rp79.000, Rp118.500, dan Rp158.000 sesuai kelompok golongan kendaraan.
Baca Juga:Pembangunan Tol Yogya-Bawen Seksi Ambarawa-Bawen Capai 98,68, Siap Beroperasi Akhir 2026
Hutama Karya menyebut keberadaan jalan tol tersebut memberikan alternatif konektivitas antara Sumatra Selatan dan Jambi sekaligus memangkas waktu tempuh perjalanan dari sekitar dua jam menjadi sekitar 40 menit. Efisiensi waktu perjalanan itu diharapkan mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kedua wilayah.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan mengecek tarif dan gerbang tol tujuan sebelum melakukan perjalanan serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi. Langkah tersebut diperlukan untuk memperlancar transaksi dan mencegah antrean di gerbang tol.









