Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS, Iran: Mengkhayal
!TEHERAN, iNews.id - Iran mengomentari posting-an Presiden Amerika Serikat Donald Trump di akun Truth Social, Selasa (18/8/2026), yang mengeklaim Selat Hormuz sebagai milik AS.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Trump berkhayal dengan menyebut Selat Hormuz sebagai milik AS. Dia akan "mengoreksi" penilaian Trump tersebut.
"Sama seperti Trump yang dengan benar menulis nama Teluk Persia, segera khayalannya mengenai Hormuz akan dikoreksi atau kami sendiri yang akan mengoreksi khayalan orang sesat ini," tulis Gharibabadi, di media sosial X.
Pada April lalu, Trump berencana mengubah nama Teluk Persia sebagai Teluk Arab atau Teluk Arabia.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi saat itu merespons rencana itu dengan menyebutnya bermotif politik serta menunjukkan niat permusuhan terhadap Iran.
Sebulan kemudian, Trump berubah pikiran untuk mengganti nama Teluk Persia setelah menyadari pejabat Iran akan memprotes perubahan tersebut.
Trump sebelumnya mengunggah peta Selat Hormuz yang ditandai sebagai milik AS. Dalam peta itu tampak tulisan Selat Hormuz sebagai ‘Wilayah AS yang Baru’.
Gambar peta tersebut mencakup lingkaran di sekitar jalur perairan strategis tersebut, terletak di antara Iran dan Oman serta pintu masuk menuju Teluk Arab.
Gambar itu diunggah Trump di akun Truth Social sehari setelah mengatakan pendeklarasian selat tersebut sebagai wilayah AS merupakan ide yang bagus.
“Maksud saya, kita mengendalikannya,” kata Trump, meluruskan pernyataan sebelumnya yang menyebutkan dia akan mengeklaim Selat Hormuz sebagai milik AS.
“Kita mengendalikannya dengan memblokade, tapi saya menyukai gagasan untuk mendeklarasikannya sebagai wilayah,” ujarnya.










