Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

Nasional | inews | Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:15
share

SURABAYA, iNews.id - Aksi pelemparan molotov ke dua pos polisi di Surabaya, Jawa Timur, dinilai tidak berkaitan dengan situasi keamanan daerah. Aksi tersebut dipicu dendam pribadi setelah pelaku diduga ditilang polisi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Timur, Eddy Supriyanto mengatakan, polisi telah menangani insiden tersebut dan menangkap satu orang yang diduga berkaitan dengan aksi pelemparan.

“Ini karena ada dendam. Yang melempar karena ditilang, akhirnya marah dan merusak. Jadi kasusnya kasus pribadi,” kata Eddy saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Minggu (16/8/2026) dikutip dari iNes Surabaya.

Dia meminta masyarakat tidak mengaitkan kejadian tersebut dengan kondisi keamanan Jawa Timur, terlebih saat berlangsungnya momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Jangan ditarik-tarik karena situasi saat ini Jawa Timur aman dan kondusif,” ujar Eddy.

Dia juga mengingatkan, masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak jelas dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Kepada seluruh masyarakat Jatim, mari kita jaga Jatim dengan bergandengan tangan. Dengan rukun, insyaallah Surabaya dan Jatim aman dan kondusif,” ucapnya.

Sebelumnya, dua pos polisi di Kota Surabaya menjadi sasaran pelemparan benda yang diduga bom molotov pada Sabtu (15/8/2026) malam. 

Kedua lokasi tersebut adalah Pos Lantas Bundaran Waru di kawasan Cito dan Pos Lantas Margorejo di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gayungan, Surabaya.

Topik Menarik