GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

Olahraga | inews | Senin, 17 Agustus 2026 - 15:50
share

BOGOR, iNews.id – Garuda International Cup (GIC) 2026 berharap mendapat perhatian langsung dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Project Director GIC 2026, Wahyu Budiarto, berharap Erick Thohir bisa hadir dalam seremoni pembukaan turnamen usia muda tersebut di ASIOP Training Ground Sentul pada Kamis (20/8/2026).

GIC 2026 akan berlangsung selama lima hari mulai 19 hingga 23 Agustus di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang ini kembali menghadirkan kompetisi usia muda dengan peserta internasional yang semakin banyak setiap tahunnya.

“Pelaksanaan GIC 2026 bergulir selama lima hari di Sentul dari 19-23 Agustus. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus. Kami berharap Ketum PSSI Erick Thohir bisa hadir untuk menyaksikan langsung event kami,” kata Wahyu.

“Dengan kehadiran 13 negara di GIC 2026, kami pikir sudah saatnya kompetisi ini menjadi perhatian dari PSSI. Sekali lagi harapannya dapat disaksikan langsung oleh Ketum PSSI,” tambahnya.

GIC menjadi salah satu turnamen usia muda internasional yang konsisten digelar setiap tahun. Kompetisi ini memberikan ruang bagi pemain muda untuk menguji kemampuan menghadapi tim dari berbagai negara.


GIC 2026 Pecahkan Rekor Peserta dari 13 Negara

GIC 2026 mempertandingkan lima kategori, yaitu U-10 Boys, U-12 Boys, U-15 Boys, U-15 Girls, dan U-17 Boys. Sebanyak 13 negara akan ambil bagian dalam edisi kali ini.

Negara peserta GIC 2026 terdiri dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.

Jumlah peserta internasional tahun ini meningkat dibandingkan edisi sebelumnya. Pada penyelenggaraan perdana 2015, GIC hanya diikuti tiga negara, kemudian berkembang menjadi lima negara pada 2022, tujuh negara pada 2023, delapan negara pada 2024, dan 12 negara pada 2025.

Pelaksanaan GIC 2026 akan terpusat di dua lokasi, yakni ASIOP Training Ground dan AYO Arena yang berada di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Wahyu Budiarto menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan kualitas kompetisi GIC terus berkembang. Kehadiran negara-negara dengan tradisi sepak bola kuat membuat turnamen ini semakin kompetitif.

"GIC 2026 semakin berkualitas dengan keberadaan tim-tim kuat dari China, Jepang, Thailand, dan Vietnam. Khususnya PVF, akademi pemasok pemain Timnas Vietnam, yang mengikuti kategori U-12," kata Wahyu.

Menurut Wahyu, GIC menjadi kesempatan penting bagi talenta muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding melawan tim luar negeri tanpa harus melakukan perjalanan ke negara lain. Kompetisi seperti ini masih tergolong minim di Indonesia.

GIC juga selama ini mendapat perhatian dari sejumlah pelatih dan pencari bakat sepak bola Indonesia. Beberapa nama seperti Indra Sjafri, Fakhri Husaini, Nova Arianto, Rully Nere, hingga Kepala Pemandu Bakat PSSI Simon Tahamata pernah hadir langsung memantau pertandingan.

GIC telah memasuki penyelenggaraan keenam sejak pertama kali digelar pada 2015. Namun, sejak edisi 2015, 2022, 2023, 2024, hingga 2025, turnamen ini belum pernah dihadiri oleh Ketua Umum PSSI yang menjabat.

Selain itu, Eduardo Perez yang merupakan mantan asisten Luis Milla di Timnas Indonesia juga disebut berpeluang hadir untuk memantau jalannya GIC 2026.

Topik Menarik