Pemprov DKI Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Posko di Halim Diaktifkan

Pemprov DKI Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Posko di Halim Diaktifkan

Terkini | inews | Senin, 17 Agustus 2026 - 02:08
share

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan kemanusiaan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan, pihaknya mendukung penuh arahan Gubernur DKI Jakarta agar Pemprov DKI hadir dan memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov DKI Jakarta melalui Korpri Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh perangkat daerah dan BUMD Provinsi DKI Jakarta untuk berpartisipasi memberikan bantuan atau donasi bagi korban gempa bumi di NTT.

“Dukungan tersebut merupakan wujud solidaritas dan semangat gotong royong antardaerah. Kami ingin memastikan bahwa kepedulian dari Jakarta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang saat ini sedang menghadapi dampak bencana,” ujar Marulitua, Minggu (16/8/2026).

Dari sisi penanganan kebencanaan, BPBD DKI Jakarta juga telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi NTT. Koordinasi dilakukan untuk menginventarisasi kebutuhan bantuan sekaligus memperoleh informasi terbaru mengenai penanganan di wilayah terdampak.

“Koordinasi juga dilakukan untuk menentukan metode pengiriman bantuan yang paling efektif, termasuk melalui jalur udara, sehingga bantuan dapat segera diberangkatkan dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Marulitua menjelaskan, bantuan kemanusiaan yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta terdiri atas logistik pangan dan nonpangan.

Bantuan pangan meliputi makanan siap saji, biskuit, dan air mineral. Sementara bantuan nonpangan terdiri atas kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kidsware, dan terpal.

Menurut Marulitua, bantuan tersebut disiapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya kebutuhan pangan, tempat beristirahat, perlindungan keluarga, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak.

“Jumlah dan jenis bantuan juga akan menyesuaikan dengan update data dari Pemprov NTT,” ujarnya.

BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan BNPB untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara efektif dan terintegrasi dengan mekanisme penanganan bencana nasional.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, Posko gabungan TNI AU, BNPB, dan BPBD DKI Jakarta di Bandara Halim Perdanakusuma mulai diaktifkan pada Minggu (16/8/2026).

Skema tersebut ditempuh agar proses penyerahan dan pengiriman bantuan dari Pemprov DKI Jakarta dapat langsung terintegrasi dengan jalur distribusi nasional yang telah disiapkan BNPB menuju wilayah terdampak di NTT.

Marulitua menambahkan, BPBD DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi NTT, serta pihak terkait untuk memastikan jenis, jumlah, lokasi tujuan, dan mekanisme distribusi bantuan sesuai dengan kebutuhan aktual di lapangan.

“Pada prinsipnya BPBD DKI Jakarta cepat merespons, tepat memberikan bantuan, dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Dia menambahkan, Jakarta memiliki pengalaman memberikan dukungan kemanusiaan ketika terjadi bencana di daerah lain. Semangat tersebut akan terus dijaga sebagai bentuk solidaritas antardaerah.

“Jakarta memiliki pengalaman dalam memberikan dukungan kemanusiaan ketika terjadi bencana di daerah lain. Semangat tersebut akan terus kami jaga. Ketika saudara-saudara kita mengalami bencana, kepedulian dan solidaritas dari seluruh daerah sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Topik Menarik