Nyaris Juara AXCR 2026, Pereli Indonesia Memen Harianto Kehilangan Gelar T1G di SS6

Nyaris Juara AXCR 2026, Pereli Indonesia Memen Harianto Kehilangan Gelar T1G di SS6

Olahraga | inews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:00
share

BANGKOK, iNews.id - Pereli Indonesia Memen Harianto harus merelakan peluang juara T1G di Musashi Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026. Masalah overheating menghentikan laju Toyota Hilux Revo miliknya pada special stage terakhir atau SS6.

Memen sebenarnya tampil konsisten sepanjang AXCR 2026. Mengendarai Toyota Hilux Revo nomor start 116 bersama Indonesia Cross Country Rally Team, Memen bahkan sempat menguasai posisi teratas kelas T1G sejak Leg 3.

AXCR 2026 merupakan penyelenggaraan ke-31 dan berlangsung di Thailand pada 9-15 Agustus 2026. Memen mampu menjaga performanya hingga Leg 5 dengan menempati posisi 11 overall sekaligus memimpin klasemen T1G.

Memen Harianto finis keempat kelas T1G AXCR 2026 setelah overheating pada SS6 (Foto: IST)

Keunggulan tersebut membuat peluang Memen untuk mempertahankan posisi pertama hingga akhir terbuka lebar. Namun, harapan tersebut berubah drastis ketika dia menghadapi SS6 yang menjadi special stage penutup.

Masalah overheating pada Toyota Hilux Revo memaksa Memen menghentikan kendaraan di dalam lintasan. Dia harus melakukan penanganan dan perbaikan sebelum kembali melanjutkan perlombaan.

Waktu yang hilang akibat proses tersebut berdampak langsung terhadap posisi akhir Memen. Meski mengalami kendala serius, dia tetap melanjutkan SS6 dan berhasil melewati garis finis.

“Yang paling penting, kami bisa menyelesaikan seluruh leg dari Leg 1 sampai Leg 6. Di SS6 memang kami mengalami overheating dan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu di dalam SS. Itu membuat waktu kami terbuang cukup banyak,” ujar Memen.

“Kalau tidak ada masalah tersebut, tentunya kami masih memiliki peluang untuk mempertahankan posisi pertama T1G sampai akhir. Tetapi inilah rally. Yang paling penting buat saya, kami tidak menyerah dan tetap menyelesaikan SS6 sampai finish.”

Gelar T1G Melayang di Leg Terakhir

Setelah seluruh catatan waktu dihitung, Memen harus puas menempati posisi keempat kelas T1G. Hasil tersebut tentu mengecewakan karena target utama sejak awal adalah membawa pulang gelar juara.

“Target kami tentu saja juara. Jadi saya pasti kecewa karena kesempatan itu akhirnya hilang akibat masalah overheating dan waktu yang terbuang. Tetapi saya juga bersyukur karena kami tetap bisa menyelesaikan seluruh rangkaian AXCR 2026,” katanya.

“Buat saya, menjadi finisher juga sangat penting. Kami berjuang dari Leg 1 sampai Leg 6 dan tidak menyerah sampai garis finis," ujarnya.

Meski gagal meraih gelar, perjalanan Memen tetap mencatat sejumlah pencapaian penting. Dia mampu memimpin T1G sejak Leg 3 hingga Leg 5 dan menyelesaikan seluruh enam leg dalam salah satu ajang cross country rally paling berat di Asia.

Di balik perjuangan tersebut, Memen juga mendapat dukungan dari sponsor, partner, tim, mekanik, keluarga, komunitas, media, serta masyarakat Indonesia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor dan partner yang sudah percaya dan mendukung saya di AXCR 2026. Perjuangan ini bukan hanya perjuangan saya, tetapi perjuangan kita bersama,” tutur Memen.

Dukungan tersebut datang dari FIN+, Galat Exchange, Pertamina, Pegadaian, Injourney Airport, TCD Asia Pacific Indonesia, Delium Radial, Method Race Wheels, Furukawa Battery, Mamba Racing Shock, Roma Motor, Xtreme Indonesia, Tsuchia Indonesia, Pertamina Fastron, MCI Carbon, Nexter Brake Pad, Runstop Brake, Lambang Garage, ADco Law, JNE, Warung Bambu Nusantara, MAX Decal, SS Motor, Ring Satu, KIM, serta seluruh sponsor dan partner lainnya.

Memen juga meminta maaf karena belum mampu memenuhi target juara T1G yang sudah dicanangkan sebelum perlombaan.

“Saya mohon maaf karena tahun ini kami belum bisa memberikan gelar juara seperti yang kita harapkan. Saya tahu banyak sekali yang sudah memberikan support dan berharap kami bisa kembali membawa hasil terbaik untuk Indonesia," kata dia.

“Tapi saya berharap semua bisa melihat perjuangan kami secara keseluruhan. Dari Leg 1 sampai Leg 6 kami tetap berjuang dan berhasil menjadi finisher. Hanya saja, masalah overheating di SS6 membuat kami kehilangan waktu yang sangat berharga dan akhirnya peluang juara ikut hilang," ucapnya.

Masalah overheating pada SS6 kini menjadi bahan evaluasi bagi Memen dan tim. Reliability kendaraan serta kesiapan menghadapi reli jarak panjang dengan kondisi ekstrem menjadi bagian penting yang akan diperbaiki sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.

“Kami akan evaluasi semuanya. Masalah di SS6 ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Kami akan kembali dengan persiapan yang lebih baik," ujar dia.

AXCR 2026 akhirnya tidak memberikan gelar T1G kepada Memen Harianto. Namun, dia tetap menyelesaikan seluruh rangkaian perlombaan, setelah sempat memimpin kelas sejak Leg 3 hingga Leg 5 sebelum masalah overheating pada SS6 mengubah hasil akhirnya menjadi posisi keempat.

“Terima kasih untuk semua yang sudah percaya dan mendukung saya. Mohon maaf karena tahun ini belum bisa memberikan gelar juara. Tapi saya bangga kami tidak menyerah dan tetap menyelesaikan AXCR 2026 sampai akhir. Perjuangan belum selesai. Kami akan kembali dan berusaha memberikan hasil yang lebih baik untuk Indonesia,” tutup Memen.

Topik Menarik