Fans MU Murka! Minta 1 Pemain Bintang Dibuang usai Dihajar AC Milan

Fans MU Murka! Minta 1 Pemain Bintang Dibuang usai Dihajar AC Milan

Olahraga | inews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:16
share

MANCHESTER, iNews.id - Bruno Fernandes menjadi sasaran kritik fans Manchester United setelah tampil mengecewakan dalam kekalahan 2-4 dari AC Milan pada laga pramusim di Wroclaw, Polandia.

Pertandingan tersebut menjadi momen spesial sekaligus pahit bagi Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu untuk pertama kalinya menghadapi Manchester United setelah dipecat klub tersebut pada Januari lalu.

Di bawah arahan Michael Carrick, Manchester United sebenarnya mengawali pertandingan dengan menjanjikan. Harry Maguire membawa Setan Merah unggul lewat sundulan ketika pertandingan baru berjalan dua menit.

Namun, AC Milan mampu merespons sebelum babak pertama berakhir. Samuel Chukwueze menyamakan kedudukan pada menit ke-37 dan membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Manchester United kembali berada di depan enam menit setelah babak kedua dimulai. Patrick Dorgu mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Setelah itu, pertandingan justru berbalik. AC Milan terlihat lebih bugar dan nyaman menguasai bola. Alphadjo Cisse kemudian menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-57.

Milan semakin lepas setelah berhasil menyamakan kedudukan. Goncalo Ramos, rekrutan anyar mereka, membawa tim asuhan Amorim berbalik unggul 3-2 dengan waktu pertandingan menyisakan lebih dari 20 menit.

Ruben Loftus-Cheek kemudian memastikan kemenangan Milan. Mantan gelandang Chelsea dan Timnas Inggris itu mencetak gol keempat Milan dengan 19 menit pertandingan tersisa.

Bruno Fernandes Jadi Sasaran Kritik

Sejumlah pemain Manchester United mendapat sorotan setelah kekalahan tersebut, termasuk Luke Shaw. Dia menjadi satu dari lima pemain yang bermain penuh selama 90 menit bersama Maguire, Senne Lammens, Youri Tielemans, dan kapten Bruno Fernandes.

Namun, Fernandes menjadi pemain yang paling banyak mendapat kritik dari suporter. Bahkan, sejumlah fans Manchester United meminta klub menjual kapten asal Portugal tersebut meski dia baru saja meraih penghargaan FWA Footballer of the Year musim lalu.

Kritik semakin deras setelah Fernandes kembali gagal mengeksekusi penalti. Dia gagal mencetak gol dari titik putih saat skor masih 1-1. Sebelumnya, Fernandes juga gagal menuntaskan penalti dalam adu penalti melawan Leeds United di Croke Park, Dublin, pada 12 Agustus.

Seorang fan menilai permainan Manchester United berubah setelah Fernandes kembali tampil.

"Jika Anda menonton dua pertandingan pramusim terakhir kami, Anda melihat bagaimana kami mengontrol pertandingan dan mendominasi penguasaan bola. Kemudian Bruno Fernandes kembali dan tiba-tiba kami lupa cara bermain sepak bola," tulis fans dikutip dari Sport Bible. 

Suporter lain memberikan kritik lebih tajam terhadap gaya bermain sang kapten.

"Saya sudah mengatakannya berkali-kali dan akan terus mengatakannya. Tidak ada permainan taktis yang bisa berjalan dengan Bruno Fernandes di lapangan. Dia tidak bermain sesuai instruksi, cenderung membuat pressing tidak terorganisasi, tidak bisa mengalirkan bola, dan tidak rapi serta kompak saat menguasai bola. Yang dia lakukan hanya bermain dengan urgensi. Kami tidak akan pernah memenangkan sesuatu yang berarti bersamanya."

Kritik berikutnya menyoroti peran Fernandes dalam lini serang Manchester United.

"Saya sudah memuji Bruno Fernandes, tetapi dia harus menyadari kalau dia bukan lagi pahlawan yang menyelamatkan United. Ada kualitas di lini serang ini, jadi sekarang dia harus berbagi atau duduk di bangku cadangan."

Fan lainnya menilai masalah Fernandes bukan sekadar kegagalan penalti.

"Saatnya menjual Bruno Fernandes, bukan karena dia gagal penalti, tetapi karena dia terlalu tidak disiplin dan selalu membuat kami kehilangan penguasaan bola. Dengan dia di tim, kami tidak akan pernah bisa bermain sepak bola berbasis penguasaan bola."

Kritik terakhir bahkan menyoroti distribusi bola Fernandes sepanjang pertandingan.

"Bruno Fernandes bermain 90 menit untuk Manchester United hari ini, dan satu-satunya saat saya melihatnya adalah ketika dia gagal penalti dan ketika dia mengirim umpan-umpan panjang keluar lapangan."

Meski sebagian suporter meminta Fernandes dijual, Manchester United diperkirakan tidak akan mengambil keputusan tersebut dalam waktu dekat. Pemain berusia 31 tahun itu masih terikat kontrak bersama klub hingga 2027 dan tetap menjadi salah satu ancaman utama dalam serangan Setan Merah.

Dalam pertandingan melawan Milan, Manchester United juga memainkan Marcus Rashford. Penyerang tersebut kembali ke skuad setelah menjalani masa peminjaman di Aston Villa dan Barcelona. Rashford masuk pada menit ke-61.

Manchester United kini harus segera mengalihkan perhatian ke kompetisi resmi. Setan Merah akan memulai perjalanan di Premier League dengan bertandang ke markas klub promosi, Hull City, pada 22 Agustus.

Topik Menarik