3 Siswa Madrasah Jadi Paskibraka HUT ke-81 RI di Istana, Bawa Nama Baik Sekolah
JAKARTA, iNews.id - Tiga siswa madrasah terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026. Mereka akan membawa nama daerah sekaligus madrasah masing-masing dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).
Ketiga siswa tersebut yakni Rizqy Aditya Siregar dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Siak, Riau; Adzra Khairy Fadian dari MAN 1 Kota Serang, Banten; serta Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Ketiganya berhasil melewati proses seleksi berjenjang hingga dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka tingkat pusat tahun ini.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengapresiasi prestasi ketiga siswa madrasah tersebut. Menurutnya, capaian mereka menjadi kebanggaan bagi Kementerian Agama.
“Ini membuktikan bahwa anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kedisiplinan, fisik yang tangguh, serta nasionalisme tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Selamat bertugas, jadilah teladan bagi generasi muda," kata Nasaruddin, Minggu (16/8/2026).
Dia berpesan agar para siswa tetap menjaga kerendahan hati dan menjadikan amanah tersebut sebagai sarana untuk menempa karakter kepemimpinan.
Menurutnya, tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka bukan sekadar prosesi fisik, melainkan simbol dedikasi dan kejujuran dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Nasaruddin juga berharap nilai-nilai integritas serta semangat moderasi beragama yang diperoleh dari madrasah dapat menjadikan ketiganya sebagai teladan bagi generasi muda Indonesia.
“Saya berpesan agar momen bersejarah ini dijadikan pendorong semangat untuk terus belajar dan berinovasi tanpa melupakan akar nilai-nilai keagamaan. Saya optimistis generasi muda madrasah siap menjadi pilar utama dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Capaian Rizqy, Adzra, dan Khalyana menjadi gambaran keberagaman talenta siswa madrasah. Ketiganya berasal dari tiga daerah berbeda, tetapi dipertemukan dalam satu amanah sebagai bagian dari generasi muda yang membawa semangat kebangsaan pada peringatan kemerdekaan Indonesia.
1. Rizqy Aditya Siregar, Paskibraka Pusat Pertama dari MAN IC Siak
Rizqy Aditya Siregar menjadi salah satu wakil Provinsi Riau. Perjalanannya menuju tingkat pusat dimulai dari rangkaian seleksi Paskibraka Provinsi Riau yang berlangsung pada 16-21 Mei 2026 di Pekanbaru.
Seleksi tersebut menguji sejumlah aspek, mulai dari kesehatan, kesamaptaan jasmani, wawasan kebangsaan, psikologi, peraturan baris-berbaris, kepribadian, kepemimpinan hingga kedisiplinan.
Rizqy berhasil masuk dalam tiga putra terbaik Riau dan melanjutkan proses verifikasi di tingkat pusat.
Capaian tersebut sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi MAN IC Siak. Untuk pertama kalinya, madrasah tersebut berhasil mengantarkan siswanya menembus Paskibraka tingkat pusat sekaligus menjadi wakil Provinsi Riau.
2. Adzra Khairy Fadian, Bawa Nama Banten ke Tingkat Nasional
Dari Banten, Adzra Khairy Fadian, siswi kelas XI MAN 1 Kota Serang, terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat pusat 2026.
Adzra dipercaya mewakili Provinsi Banten setelah berhasil melewati rangkaian seleksi secara berjenjang hingga tingkat nasional.
Keikutsertaan Adzra dalam Paskibraka berawal dari ketertarikannya pada kegiatan baris-berbaris dan kedisiplinan.
Proses seleksi yang dilaluinya menjadi ruang untuk mengasah kesiapan fisik, mental, serta wawasan kebangsaan sebelum akhirnya terpilih membawa nama Banten dan MAN 1 Kota Serang ke tingkat nasional.
3. Khalyana Zahira Sandi, Aktif di Paskibra hingga Jurnalistik
Sementara itu, Sumatera Selatan diwakili salah satunya oleh Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Lubuklinggau.
Khalyana dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 setelah mengikuti proses seleksi secara berjenjang.
Di madrasah, Khalyana aktif dalam berbagai kegiatan. Selain mengikuti ekstrakurikuler Paskibra, dia juga terlibat dalam Tim Jurnalistik Laskar Madrasah dan Improv Art Community.
Aktivitasnya di Paskibra menjadi salah satu ruang bagi Khalyana untuk melatih kedisiplinan sekaligus membangun bekal mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.










