Pemprov DKI Jakarta Akan Berikan Bantuan bagi Korban Gempa di NTT

Pemprov DKI Jakarta Akan Berikan Bantuan bagi Korban Gempa di NTT

Berita Utama | idxchannel | Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:50
share

IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal memberikan sejumlah bantuan kepada para korban gempa di Nusa Tenggara Timur yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2025 kemarin.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam konferensi pers di Taman Dukuh Atas Sudirman Jakarta, Minggu (16/8/2026). Pramono mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait usia mendengar kabar duka tersebut.

“Kemarin kami langsung melakukan koordinasi, dan selalu Pemerintah DKI Jakarta pasti akan berkontribusi memberikan bantuan untuk meringankan saudara-saudara kita yang terkena dampak dari gempa,” kata Pramono.

Ia menyebut, saat ini pihaknya masih mempelajari terkuat berbagai kebutuhan serta porsi andil bantuan yang bisa diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Nanti untuk yang di NTT, di Maumere dan sebagainya, kami sedang mempelajari mana-mana yang kemudian Pemerintah DKI Jakarta bisa ikut andil untuk memberikan bantuan,” kata dia.

Kendati demikian, ia belum mengungkapkan berapa jumlah dan jenis bantuan yang diberikan serta kapan pengiriman bantuan itu akan dilakukan.

Namun, Pramono menegaskan bahwa encana pemberian bantuan itu merupakan komitmen dari Pemprov DKI Jakarta dalam berempati dan membantu sesama terhadap wilayah yang terkena bencana khususnya gempa. 

Ia mencontohkan seperti gempa yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang terjadi beberapa waktu silam. Dimana, pihaknya juga memberikan bantuan melalui pemerintah kota kabupaten terkait untuk disalurkan kepada para korban di wilayahnya. 

“Kemarin waktu di Aceh, di Sumatra Barat, dan juga Sumatera Utara kami secara khusus memberikan bantuan kepada beberapa kota kabupaten secara langsung,” kata Pramono.

Diketahui gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 telah mengguncang kawasan Mbay - Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi (15/8/2026). Gempa utama berkedalaman 15 km di 30 km kawasan Mbay-Nagekeo yang memicu serangkaian gempa susulan kuat. 

Tercatat, guncangan susulan dirasakan hingga kawasan Labuan Bajo dengan magnitudo 6,2 pada pukul 06.13 WITA, magnitudo 4,5 pada pukul 06.22 WITA, dan magnitudo 5,6 pada pukul 06.37 WITA.

Akibat gempa tersebut disinyalir menimbulkan puluhan korban dan sejumlah bangunan serta fasilitas pariwisata mengalami Kerusakan. 

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik