Heboh Kabar 7 Tentara AS Tewas di Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Begini Kata Trump

Heboh Kabar 7 Tentara AS Tewas di Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Begini Kata Trump

Terkini | inews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:11
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons simpang siur kabar tujuh tentara AS kru kapal induk USS Abraham Lincoln tewas dalam insiden keributan. Kejadian tersebut dikaitkan dengan tingginya tingkat stres para kru yang menghabiskan waktu berbulan-bulan di laut untuk menjalankan misi.

Trump menepis anggapan bahwa keluarga para personel kapal induk USS Abraham Lincoln merasa khawatir mengenai kondisi di dalam kapal tersebut. Mereka telah menjalankan misi selama hampir 9 bulan untuk mendukung operasi militer terhadap Iran di Timur Tengah.

Bahkan Trump mengatakan masa penugasan kapal induk tersebut justru belum cukup panjang.

"Tidak, mereka (keluarga) tidak khawatir," ujar Trump, saat ditanya wartawan mengenai kekhawatiran terkait kesehatan mental dan kondisi kehidupan anggota keluarga para tentara.

Trump menambahkan, USS Abraham Lincoln segera meninggalkan Timur Tengah dan akan diganti oleh kapal induk lain.

Saat didesak wartawan, apakah masa penugasan 8,5 bulan di laut terlalu lama, Trump berpendapat sebaliknya.

"Tidak, tidak, tidak. Masih jauh dari cukup lama," ujarnya.

Sebelumnya militer AS membantah laporan media Iran yang menyebutkan tujuh tentara tewas dalam bentrokan di atas kapal.

Kantor berita Iran Tasnim melaporkan, sejumlah orang lainnya luka dalam bentrokan berdarah.

"Laporan ini tidak benar," bunyi pernyataan Komando Pusat AS (Centcom).

Sementara itu sejumlah anggota DPR AS dari Partai Demokrat meminta penjelasan pemerintah setelah keluarga para kru USS Abraham Lincoln mengungkapkan kekhawatiran mengenai kondisi kehidupan yang buruk serta kesehatan mental yang menurun selama masa penugasan yang memecahkan rekor tersebut.

Sejak meninggalkan pangkalan induk di San Diego pada November 2025, USS Abraham Lincoln telah dikerahkan selama lebih dari 250 hari, termasuk dikirim ke Timur Tengah untuk mendukung operasi nelawan Iran. DI Timur Tengah saja, kapal inu sudah bertugas 6 bulan.

Membawa sekitar 5.000 personel AL dan Marinir, kapal ini tidak pernah singgah di pelabuhan selama lebih dari 200 hari, mencetak rekor modern masa pelayaran.

Gugus tugas kapal induk USS George Washington, yang baru saja menyelesaikan kunjungan ke Vietnam pada 5 Agustus, sedang menuju Timur Tengah untuk menggantikan Lincoln.

Topik Menarik