Bukan Cuma Nasi, Ini Makanan Bikin Lemak Menumpuk di Perut

Bukan Cuma Nasi, Ini Makanan Bikin Lemak Menumpuk di Perut

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:13
share

JAKARTA, iNews.id - Lemak yang menumpuk di area perut kerap dikaitkan dengan kebiasaan mengonsumsi nasi atau makanan berlemak. Padahal, ada faktor lain yang juga perlu diperhatikan, salah satunya konsumsi makanan dan minuman tinggi gula yang berlebihan.

Dokter Spesialis Urologi sekaligus edukator kesehatan, dr Andika Afriansyah, mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan manis dapat berkontribusi terhadap penumpukan lemak apabila membuat asupan kalori harian berlebihan.

Dalam unggahan video di akun Instagramnya, dr Andika menjelaskan bahwa pria yang mulai mengalami perut buncit perlu lebih memperhatikan pola makan dan gaya hidup.

“Yang bikin perut numpuk lemak itu bukan makan makanan tinggi lemak, tapi gula. Gula bikin badan nyimpan lemak di perut sebagai surplus kalori berlebih. Jadi, yang direm makan makanan manisnya, bukan hanya ngurangi nasi,” ujar dr Andika, dikutip Sabtu (15/8/2026).

Menurut dia, mengurangi nasi saja tidak otomatis membuat lingkar perut mengecil jika konsumsi makanan dan minuman manis masih tinggi. Sebab, kelebihan kalori dari berbagai sumber tetap dapat disimpan tubuh sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak.

Makanan dan Minuman Manis

Beberapa jenis makanan dan minuman yang perlu dibatasi antara lain minuman berpemanis, makanan penutup tinggi gula, kue, biskuit manis, serta berbagai camilan yang mengandung gula tambahan.

Kebiasaan mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan dapat meningkatkan total asupan kalori harian. Jika energi yang masuk lebih banyak daripada yang digunakan tubuh, kelebihan energi tersebut dapat disimpan sebagai lemak.

Bukan Berarti Nasi Harus Dihindari

dr Andika juga menekankan pentingnya melihat pola makan secara keseluruhan. Nasi sebagai sumber karbohidrat tidak serta-merta menjadi satu-satunya penyebab perut buncit.

Sebab itu, fokus menjaga berat badan sebaiknya tidak hanya dengan mengurangi porsi nasi, tetapi juga memperhatikan konsumsi gula tambahan, total kalori, aktivitas fisik dan kualitas tidur.

Selain pola makan, olahraga juga dapat membantu menjaga komposisi tubuh. dr Andika sebelumnya menyarankan pria mengombinasikan aktivitas kardio dengan latihan beban, terutama gerakan compound seperti squat dan deadlift.

“Kardio doang enggak cukup. Kardio berlebihan malah bisa nurunin testosteron kita. Yang naikin justru angkat beban di gym. Gerakan-gerakan besar, compound, seperti squat, deadlift, dan lain-lain,” katanya.

Dia juga mengingatkan pentingnya tidur berkualitas dan mengelola stres. Kedua faktor tersebut turut berperan dalam menjaga kesehatan tubuh dan keseimbangan hormonal.

Dengan demikian, upaya mengurangi lemak perut sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya mengurangi nasi, tetapi juga membatasi makanan dan minuman tinggi gula, menjaga aktivitas fisik, tidur cukup, serta mengelola stres dengan baik.

Topik Menarik