3 Cabor Andalan Indonesia untuk Borong Emas Asian Games 2026
JAKARTA, iNews.id – Tiga cabang olahraga (cabor) menjadi andalan Indonesia untuk memburu medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyebut bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing sebagai tumpuan utama kontingen Merah Putih.
Indonesia menargetkan meraih empat medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Selain tiga cabor tersebut, pemerintah masih melihat peluang tambahan dari cabang olahraga lain yang memiliki potensi menyumbangkan medali emas. Namun, Erick belum mengungkap secara spesifik cabor yang dimaksud.
Bulu Tangkis, Angkat Besi, dan Panjat Tebing Jadi Harapan Utama
Erick mengatakan target empat emas tidak hanya bergantung pada tiga cabor utama. Dia menilai beberapa cabor lain juga memiliki peluang memberikan kejutan apabila mampu tampil maksimal saat pertandingan.
"Empat targetnya, ya ada dari bulu tangkis, dari angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya yang potensinya perak siapa tahu kepleset jadi emas," kata Erick kepada awak media di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah telah meningkatkan dukungan anggaran persiapan kontingen Indonesia. Tambahan Rp95 miliar membuat total anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games 2026 mencapai Rp222 miliar.
Dana tersebut berada di luar anggaran pengiriman kontingen yang mencapai Rp61 miliar. Erick berharap dukungan finansial itu dapat membuat atlet dan cabang olahraga lebih fokus dalam menjalani persiapan menuju ajang empat tahunan tersebut.
"Karena kami pemerintah sudah bekerja ekstra keras memastikan tadi kesiapan anggaran yang selama ini menjadi kendala," ujar Erick.
Sistem KPI Diterapkan untuk Kejar Target Medali
Erick menegaskan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dilakukan dengan sistem yang lebih terukur. Pemerintah menerapkan Key Performance Indicator (KPI) dalam pendanaan pelatnas untuk memastikan setiap target memiliki indikator yang jelas.
Melalui sistem tersebut, pemerintah memetakan kebutuhan berdasarkan cabang olahraga, nomor pertandingan, hingga atlet yang memiliki peluang meraih prestasi.
"Cabornya apa, nomornya apa, atletnya siapa. Ya, jadi ini benar-benar targeted. Kita tidak lagi main-main dengan hal-hal yang masa lalu. Jadi kita pastikan semua ada KPI-nya," jelas pria berusia 56 tahun itu.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi salah satu agenda besar olahraga Indonesia. Dengan target empat emas, dukungan anggaran yang meningkat, serta persiapan yang lebih terarah, pemerintah berharap kontingen Indonesia mampu mencapai hasil maksimal di Jepang.









