20 Ormas Gabung Formas, Handojo: Kekuatan Kolaborasi Jadi Modal Indonesia Emas

20 Ormas Gabung Formas, Handojo: Kekuatan Kolaborasi Jadi Modal Indonesia Emas

Terkini | inews | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 20:43
share

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) resmi bergabung dengan Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Jumat (7/8/2026). Dengan tambahan tersebut, jumlah organisasi yang tergabung dalam Formas kini mencapai 103 ormas.

Ketua Umum Formas Handojo Budhisedjati menjelaskan, saat pertama kali berdiri, Formas hanya beranggotakan 21 organisasi yang memiliki semangat untuk bersatu membangun Indonesia.

"Puji syukur kepada Tuhan, berkat kerja sama seluruh pengurus serta kepercayaan berbagai organisasi masyarakat di seluruh Indonesia, hari ini FORMAS berkembang menjadi keluarga besar yang menaungi 103 organisasi dengan berbagai latar belakang profesi, agama, budaya, dan bidang pengabdian," kata Handojo dalam sambutannya usai pengukuhan di Auditorium Podomoro University.

Handojo menambahkan, bertambahnya jumlah anggota bukan sekadar menunjukkan perkembangan organisasi. Hal ini juga menjadi bukti semakin banyak elemen masyarakat yang percaya pada pentingnya persatuan dan kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Tetapi merupakan bukti bahwa semakin banyak elemen bangsa yang percaya bahwa persatuan, kolaborasi, dan semangat gotong royong adalah fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Dia menjelaskan, Formas menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai organisasi kemasyarakatan, komunitas, asosiasi, yayasan, lembaga, hingga pelaku usaha dari beragam latar belakang. Seluruhnya memiliki visi untuk berkontribusi sekaligus mengawal program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

"Di dalam Formas, kami percaya bahwa kekuatan bangsa lahir dari persatuan, kolaborasi, dan semangat gotong royong. Karena itu, setiap organisasi yang bergabung kami pandang sebagai mitra yang memiliki peran dan kontribusi sesuai dengan bidang pengabdian masing-masing," tuturnya.

Dia menegaskan, keanggotaan Formas bersifat sukarela dan tidak dibangun berdasarkan kepentingan materi, proyek, jabatan, maupun keuntungan tertentu.

"Kami tidak menjanjikan manfaat dalam bentuk tersebut kepada setiap organisasi yang bergabung," ucapnya.

Menurutnya, Formas menyediakan ruang bagi organisasi anggotanya untuk memperluas jejaring, bertukar gagasan, mempererat persaudaraan lintas organisasi, serta berkolaborasi dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, dia menilai organisasi yang bergabung dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi, komersial, maupun kepentingan tertentu tidak sejalan dengan tujuan utama Formas. Sebaliknya, organisasi yang membawa semangat pengabdian dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan nasional akan disambut dengan tangan terbuka.

"Saya percaya apabila seluruh organisasi yang berada di bawah naungan Formas memiliki semangat yang sama, maka kekuatan kolaborasi yang kita bangun akan menjadi modal besar dalam mendukung kemajuan bangsa serta mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045," ucapnya,

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Formas Hashim Djojohadikusumo. Hadir pula Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Topik Menarik