Ngeri! Petani di Pelalawan Riau Diserang Beruang, Luka Parah di Kepala dan Mata

Ngeri! Petani di Pelalawan Riau Diserang Beruang, Luka Parah di Kepala dan Mata

Nasional | inews | Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:14
share

PELALAWAN, iNews.id - Seorang petani karet bernama Antono (40) diserang beruang seusai menderes karet di Dusun Air Putih, Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Serangan tersebut menyebabkan kepala korban terluka parah dan bola mata kirinya lepas.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Rabu (5/8/2026)pukul 10.00 WIB. Korban Antono diserang ketika hendak menyelesaikan aktivitas menderes karet di kebun miliknya.

Kebun tersebut berada sekitar 2 kilometer dari permukiman Desa Pangkalan Gondai. Seperti hari-hari biasanya, korban berangkat pada pagi hari untuk menyadap getah karet.

Saat berada di pohon karet terakhir, seekor beruang dewasa tiba-tiba keluar dari semak belukar. Satwa liar itu langsung menerkam Antono dari arah samping.

Keponakan korban, Riko (25), mengatakan pamannya sempat berusaha melawan serangan tersebut. Antono bergulat dengan beruang sebelum bagian wajahnya terkena cakaran.

“Lagi mau pulang habis menderes karet tiba-tiba diserang beruang dari samping. Sempat coba melawan dengan parang lalu beruangnya lari,” ujarnya.

Cakaran beruang mengenai mata kiri korban hingga terlepas dan meninggalkan luka terbuka. Antono juga mengalami luka serius pada bagian kepala.

Dalam kondisi terluka, korban berhasil meraih parang yang terselip di pinggangnya. Dia kemudian membacok beruang tersebut hingga satwa itu menjauh dari lokasi.

Melihat beruang telah pergi, Antono berusaha menyelamatkan diri menggunakan sepeda motor. Dia tetap berkendara menuju permukiman meski tubuhnya dipenuhi luka.

Setibanya di kawasan perkampungan, Antono terjatuh dari sepeda motornya. Warga yang melihat kondisi korban langsung memberikan pertolongan.

“Setelah itu korban lemas dan sudah tidak sadar lalu ditolong warga,” katanya.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Selasih di Kota Pangkalan Kerinci. Nyawanya berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis.

Namun, mata kiri korban mengalami kerusakan permanen akibat serangan tersebut. Antono kini masih menjalani perawatan atas luka serius yang dialaminya.

Diketahui, Desa Pangkalan Gondai berbatasan langsung dengan kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo. Menurut warga, serangan satwa liar seperti beruang terhadap penduduk sudah beberapa kali terjadi.

Masyarakat yang tinggal di desa-desa sekitar kawasan hutan diminta selalu meningkatkan kewaspadaan. Risiko pertemuan dengan satwa liar dapat terjadi ketika warga beraktivitas di kebun.

Warga berharap Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau segera menangani kejadian tersebut. Penanganan diperlukan untuk mencegah serangan serupa kembali terjadi terhadap masyarakat.

Topik Menarik