Petinju Inggris Koma Hampir 2 Pekan usai Cedera Saat Sparring, Jalani Operasi Otak Darurat
KOPENHAGEN, iNews.id – Petinju wanita Inggris Raven Chapman menjalani operasi otak darurat setelah mengalami cedera serius saat sesi sparring di Denmark. Atlet berusia 32 tahun itu bahkan sempat berada dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis selama hampir dua pekan.
Chapman kolaps setelah menyelesaikan latihan pada 24 Juli 2026. Dia kemudian diterbangkan menggunakan ambulans udara ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan Chapman mengalami hematoma otak atau penumpukan darah di otak serta edema serebral, yaitu pembengkakan pada jaringan otak. Tim medis segera melakukan operasi darurat untuk menghentikan pendarahan sekaligus mengurangi pembengkakan.
Setelah operasi, Chapman ditempatkan dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis guna membantu proses pemulihan. Dalam perkembangan terbaru, tim dokter mulai mengurangi obat penenang yang diberikan sebagai bagian dari tahapan perawatan.
Tim Chapman juga tengah menyiapkan proses pemindahannya ke rumah sakit di Inggris. Di sana, dia diperkirakan akan menjalani rehabilitasi jangka panjang.
Keluarga Terus Mendampingi
Dalam pernyataan resminya, tim Chapman menyampaikan para dokter terus berupaya memberikan penanganan terbaik.
"Para dokter melakukan segala yang mereka bisa untuk mendukung proses pemulihannya, dan kami tetap berharap dia terus berjuang melewati masa yang sangat sulit ini," demikian pernyataan tim Chapman.
Keluarga Chapman saat ini berada di Denmark untuk mendampingi proses perawatan. Timnya juga meminta publik menghormati privasi keluarga selama menghadapi situasi tersebut.
"Untuk saat ini, hanya itu informasi yang dapat kami sampaikan. Jika ada perkembangan penting, kami akan memberikan kabar pada waktu yang tepat. Terima kasih atas dukungan yang terus mengalir. Mohon terus mendoakan Raven dan orang-orang terdekatnya di masa sulit ini," lanjut pernyataan tersebut.
Dukungan juga datang melalui penggalangan dana yang dibuat untuk membantu biaya rehabilitasi dan perawatan lanjutan Chapman. Hingga kini, donasi telah melampaui 46.000 poundsterling atau sekitar Rp1,11 miliar dari target 80.000 poundsterling atau sekitar Rp1,93 miliar.
Sejumlah tokoh dunia tinju ikut memberikan bantuan, di antaranya Nakisa Bidarian, Terri Harper, Ellie Scotney, dan Skye Nicholson. Promotor ternama Frank Warren juga membagikan penggalangan dana tersebut melalui media sosial.
"Raven selalu ada dalam pikiran saya pagi ini. Saya sangat berharap dia bisa melewati masa kritis ini dan pulang ke rumah dengan selamat. Semua orang di Queensberry mendukungmu, Raven. Kami semua berharap kamu bisa pulih," tulis Frank Warren.
Queensberry Promotions turut menyampaikan dukacita atas kondisi mantan petinjunya. Perusahaan promotor itu menyumbangkan 20.000 poundsterling atau sekitar Rp481,9 juta, sementara Eddie Hearn memberikan donasi 5.000 poundsterling atau sekitar Rp120,47 juta.
Chapman yang berasal dari Norwich memiliki rekor profesional 10 kemenangan dan dua kekalahan. Pada 2024, dia sempat menantang gelar juara dunia kelas bulu WBC, tetapi kalah angka dari Skye Nicholson di Riyadh.










