Gempa M6 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
JAKARTA, iNews.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6 mengguncang Pulau Kermadec, Selandia Baru, Rabu (5/8/2026) pukul 14.43 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa tersebut tidak memicu ancaman tsunami.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ujar Wijayanto dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki magnitudo terkini 6 dengan kedalaman 264 kilometer. Episenter gempa berada di koordinat 33,79 derajat Lintang Selatan dan 179,43 derajat Bujur Timur, atau sekitar 620 kilometer timur laut Auckland, Selandia Baru.
Wijayanto menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan gempa menengah yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Pasifik ke bawah Lempeng Australia.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelasnya.
BMKG juga memastikan hingga pukul 15.20 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock).
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Wijayanto.









