AS Klaim Alihkan 44 Kapal dalam Blokade Iran, Teheran Ancam Serang Kapal Perang di Selat Hormuz

AS Klaim Alihkan 44 Kapal dalam Blokade Iran, Teheran Ancam Serang Kapal Perang di Selat Hormuz

Terkini | inews | Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:33
share

AMMAN, iNews.id – Militer Amerika Serikat merilis rekaman yang diklaim menunjukkan operasi penegakan blokade maritim terhadap Iran. Dalam video tersebut, kapal perang AS terdengar memerintahkan sebuah kapal komersial untuk mengubah jalur pelayaran dan memperingatkan akan mengambil tindakan paksa apabila instruksi tersebut tidak dipatuhi.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi blokade masih terus berlangsung. Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 44 kapal dagang dilaporkan telah dialihkan dari rute semula, dua kapal dilumpuhkan, dan dua kapal lainnya dinaiki serta diperiksa oleh pasukan AS.

Melalui unggahan di media sosial X, CENTCOM menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari operasi memperketat blokade terhadap Iran di kawasan perairan strategis. 

Di sisi lain, Iran merespons dengan ancaman keras terhadap Amerika Serikat. Teheran menegaskan akan menyerang kapal perang AS yang mencoba memaksa kapal-kapal dagang menggunakan koridor pelayaran selain yang telah ditetapkan Iran di Selat Hormuz.

Pernyataan itu disampaikan Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. Menurutnya, Iran tidak akan mengizinkan pembukaan jalur pelayaran baru yang dinilai melanggar kebijakan Teheran.

"Kami tidak akan mengizinkan koridor kedua dibuka. Bahkan jika mereka (AS) mengerahkan kapal perang, kami akan menargetkan mereka," ujar Rezaee dalam wawancara dengan media pemerintah Iran, seperti dikutip AP, Selasa (4/8/2026).

Pernyataan tersebut semakin mempertegas meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Topik Menarik