Dude Harlino Jadi Tempat Curhat Korban PT DSI: Dari Dana Pensiun hingga Biaya Nikah Raib
JAKARTA, iNews.id - Aktor Dude Harlino mengungkap kisah pilu yang disampaikan para korban dugaan penggelapan dana yang menyeret PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebagai sosok yang pernah menjadi Brand Ambassador perusahaan tersebut, dia mengaku telah menerima banyak pesan langsung (DM) dari para korban sejak tahun lalu.
Dude mengatakan komunikasi dengan para korban berlangsung cukup intens. Dari situ, dia mengetahui kondisi para korban yang terdampak secara finansial dan berusaha membantu sesuai dengan kemampuannya.
"Ada beberapa yang sebenarnya dari tahun lalu banyak yang DM dan sebagainya, banyak yang intens kita berkomunikasi. Saya banyak dapat informasi tentang kondisi mereka. Jadi, ya buat saya apa yang bisa saya bantu, saya bantu," ujar Dude Harlino di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Dari berbagai cerita yang diterimanya, Dude mengetahui uang yang diinvestasikan para korban bukanlah dana menganggur. Sebagian besar merupakan tabungan yang dipersiapkan untuk kebutuhan penting keluarga.
"Ada sebagian yang pensiunan, dana pensiunnya diletakkan di sana. Ada yang untuk biaya kesehatan anaknya. Ada yang untuk biaya sekolah anaknya. Ada yang buat biaya nikah, gitu ya. Jadi buat saya, kondisi ini memang terdampak kepada ribuan orang," katanya.
Kondisi tersebut membuat Dude memutuskan mengembalikan 100 persen honor yang diterimanya selama 3,5 tahun menjadi Brand Ambassador PT DSI kepada Bareskrim Polri. Langkah itu dilakukan agar dana tersebut dapat dimasukkan sebagai aset restitusi bagi para korban.
Menurut Dude, nominal yang dikembalikannya memang tidak akan mampu menutup seluruh kerugian ribuan korban. Namun, dia berharap langkah tersebut dapat membantu proses pengembalian hak-hak para korban.
"Maka inisiatif ini saya sampaikan dan Bareskrim juga akhirnya bisa menerima apa yang menjadi inisiatif saya. Harapannya insya Allah ini bisa mengembalikan materialnya para korban ini sepenuhnya kembali kepada mereka," katanya.Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih SEO-friendly dengan panjang sekitar 500 kata untuk iNews.id.










