PBSI Berpisah dengan Rionny Mainaky, Kandidat Pelatih Ganda Campuran Baru Sudah Dikantongi
JAKARTA, iNews.id – PBSI resmi berpisah dengan Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan Asisten Pelatih Amon Sunaryo setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan prestasi nasional.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari penyegaran jajaran kepelatihan sektor ganda campuran di Pelatnas. PBSI ingin menghadirkan perspektif baru agar perkembangan atlet dan kualitas program latihan dapat meningkat.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan pergantian pelatih tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan dalam jangka pendek. Evaluasi mencakup perkembangan atlet, efektivitas latihan, dinamika pasangan, serta kesiapan menghadapi target besar.
“Pergantian pelatih bukan semata-mata melihat hasil pertandingan dalam jangka pendek. Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ini menghadapi target-target besar ke depan,” kata Eng Hian dalam keterangannya.
Kandidat Pelatih Baru Sudah Dikantongi
PBSI juga menggunakan target dan indikator kinerja utama atau KPI sebagai acuan evaluasi. Hasil penilaian tersebut membuat organisasi menilai sektor ganda campuran membutuhkan penyegaran di jajaran pelatih.
“Kami juga mengacu pada target dan KPI yang telah ditetapkan. Dari hasil evaluasi tersebut, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran kepelatihan agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru, terus berkembang, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal,” tambahnya.
Eng Hian mengungkapkan PBSI telah mengantongi kandidat Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama yang baru. Namun, identitas calon pelatih tersebut belum dapat diumumkan karena proses penunjukan masih berlangsung.
“Saat ini kami sudah memiliki kandidat yang diproyeksikan menjadi Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama. Namun, proses penunjukannya masih berjalan dan harus melalui tahapan internal yang sedang kami selesaikan,” ucap Eng Hian.
PBSI menargetkan pengumuman pelatih baru dilakukan pada Agustus 2026. Seluruh tahapan internal akan diselesaikan lebih dahulu sebelum keputusan resmi disampaikan kepada publik.
“Kami ingin memastikan seluruh proses tersebut berjalan dengan baik sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Oleh karena itu, pengumuman Kepala Pelatih Ganda Campuran Utama yang baru kami targetkan dapat dilakukan pada Agustus nanti,” jelas Eng Hian.
Kelompok Utama dan Pratama Digabung
Sambil menunggu penunjukan pelatih baru, PBSI akan menggabungkan program latihan kelompok utama dan pratama sektor ganda campuran. Kebijakan tersebut diambil agar pembinaan atlet tetap berjalan optimal dan berkesinambungan.
Penggabungan kelompok juga bertujuan menjaga persiapan atlet menuju berbagai agenda internasional. PBSI tidak ingin pergantian pelatih mengganggu program latihan maupun kesiapan pasangan yang akan bertanding.
Eng Hian turut menyampaikan apresiasi kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas kontribusi mereka selama menangani sektor ganda campuran Pelatnas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas dedikasi, profesionalisme, serta pengabdian yang telah diberikan selama menangani sektor ganda campuran. Kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet nasional. Kami mendoakan yang terbaik dan semoga sukses dalam perjalanan karier mereka selanjutnya,” kata Eng Hian.
PBSI berharap penyegaran tersebut dapat memperkuat sektor ganda campuran dalam menghadapi persaingan internasional. Pelatih baru nantinya mendapat tugas meningkatkan perkembangan atlet, memaksimalkan potensi pasangan, dan memenuhi target prestasi yang telah ditetapkan.










