PSMS Medan Siapkan Perombakan Skuad usai Tumbang di Piala Presiden 

PSMS Medan Siapkan Perombakan Skuad usai Tumbang di Piala Presiden 

Olahraga | inews | Kamis, 30 Juli 2026 - 10:45
share

SURABAYA, iNews.id – PSMS Medan menyiapkan evaluasi besar sekaligus perombakan skuad setelah kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (29/7/2026) malam.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai kekalahan tersebut tetap memberikan gambaran positif menjelang Liga 2 Championship 2026-2027. Para pemain dinilai mampu menjalankan instruksi dan menunjukkan perkembangan permainan selama turnamen pramusim.

“Kami syukuri di pramusim ini pemain menjalankan instruksi dengan bagus. Ada progres untuk permainan kami dan pemantapan tim menjelang Liga 2. Apresiasi yang besar buat para pemain,” kata Eko dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari Antara.

Ayam Kinantan mampu memberikan perlawanan meski harus kebobolan melalui situasi bola mati. Sejumlah pemain yang baru mendapat kesempatan tampil juga dinilai mampu menunjukkan kemampuan dan bersaing memperebutkan tempat di tim utama.


PSMS Masih Akan Rekrut Pemain

Eko menjadikan dua pertandingan awal Piala Presiden 2026 sebagai bahan evaluasi untuk mematangkan komposisi tim. PSMS masih memiliki waktu sekitar satu setengah bulan untuk berbenah sebelum Liga 2 dimulai.

“Masih ada waktu sekira satu setengah bulan untuk persiapan tim. Setelah Piala Presiden selesai, kami akan melakukan evaluasi. Tetap akan ada perekrutan pemain setelah Piala Presiden ini,” ujarnya.

Penambahan pemain akan disesuaikan dengan regulasi dan kuota yang tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk menutup kekurangan sekaligus meningkatkan persaingan dalam skuad Ayam Kinantan.

Sejumlah pemain asing saat ini juga masih menjalani masa uji coba. Tim pelatih akan memberikan penilaian akhir setelah PSMS menjalani pertandingan terakhir Grup B melawan Persija Jakarta.


Persija Jadi Ujian Terakhir

Pemain PSMS, Rangga Muslim, menilai Piala Presiden menjadi ajang penting untuk membangun ikatan antarpemain. Turnamen tersebut juga membantu skuad meningkatkan kualitas permainan sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Menurut Rangga, PSMS sempat kesulitan setelah tertinggal melalui gol dari situasi bola mati. Namun, Ayam Kinantan mampu bangkit dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya pada babak kedua.

Upaya PSMS untuk menyamakan kedudukan belum membuahkan hasil hingga pertandingan berakhir. Meski demikian, perkembangan permainan menjadi modal penting untuk menghadapi Persija pada laga penutup Grup B.

Pertandingan melawan Persija akan menjadi ujian terakhir bagi para pemain, terutama legiun asing yang masih menjalani seleksi. Setelah laga tersebut, Eko dan tim pelatih akan menentukan komposisi skuad sekaligus memulai proses perekrutan tambahan.

Topik Menarik