Prabowo ke Lulusan IPDN: Rakyat Menuntut Aparatur yang Jujur, Bersih, dan Tak Korupsi

Prabowo ke Lulusan IPDN: Rakyat Menuntut Aparatur yang Jujur, Bersih, dan Tak Korupsi

Terkini | inews | Rabu, 29 Juli 2026 - 09:59
share

SUMEDANG, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar menjadi pelayan rakyat yang jujur dan tidak menciptakan birokrasi yang berbelit maupun praktik korupsi.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri pelantikan 1.204 lulusan IPDN di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, jalan pengabdian yang dipilih para lulusan IPDN bukanlah jalan yang mudah, melainkan penuh tantangan dan pengorbanan.

"Hari ini saudara telah memilih jalan hidup yang mulia, jalan hidup untuk mengabdi kepada rakyat, kepada bangsa dan NKRI. Jalan hidup yang saudara pilih, bukan jalan yang ringan, tapi jalan yang penuh rintangan, yang penuh kesulitan, yang penuh tantangan dan paling utama adalah yang perlu pengorbanan," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, para lulusan IPDN merupakan pelayan rakyat yang harus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit.

"Saudara adalah pelayan rakyat, saudara harus melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya, rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit," kata Prabowo.

"Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan baik, rakyat membutuhkan bahkan menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi," sambungnya.

Prabowo mengatakan, rakyat membutuhkan pemimpin yang berani mengambil keputusan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan para lulusan IPDN bahwa mereka merupakan wajah dan lambang negara. Menurutnya, masyarakat akan menilai kehadiran negara melalui sikap dan kinerja para aparatur.

"Dimana pun sausara bertugas, ingat saudara adalah wajah dan lambang negara. Dari sikap saudara, penampilan saudara, rakyat menilai apakah negara kita hadir atau tidak, apakah negara kita tertib atau tidak, apakah negara kita membanggakan atau tidak," jelasnya.

Topik Menarik