Mencekam! Pria di Konawe Mengamuk Tikam Polisi Terekam Kamera Warga
KONAWE, iNews.id – Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Soropia menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam saat membantu memediasi perselisihan warga di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial GS ditangkap polisi setelah mengamuk dan menikam petugas dengan sebilah badik.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Aiptu Zaidan bersama Kanit Patroli Polsek Soropia, Aiptu AS sedang patroli rutin. Keduanya kemudian memenuhi permintaan Kepala Desa Atowatu untuk membantu menyelesaikan perselisihan antarwarga di rumah kepala desa.
Di tengah proses mediasi, pelaku GS datang dan membuat keributan. Petugas bersama kepala desa menegur pelaku serta memintanya meninggalkan lokasi agar situasi tetap kondusif.
Teguran tersebut memicu kemarahan pelaku. Sebelum pergi, GS sempat menendang kursi. Tidak lama kemudian, dia kembali ke lokasi sambil membawa sebilah badik dan berteriak mencari polisi.
Meski telah diimbau untuk tenang dan pulang ke rumah, pelaku tiba-tiba mencabut badik dan menusuk Aiptu Zaidan. Setelah melakukan penyerangan, pelaku juga sempat mengejar Aiptu AS sebelum akhirnya berhasil dihalau oleh warga yang berada di lokasi.
Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, polisi segera melakukan pengembangan setelah menerima laporan kejadian tersebut.
"Dia tidak terima di mediasi, dia maunya baku hantam. Akhirnya dia serang polisi yang bertugas saat itu. Alhamdulillah bisa mengelak tapi kena sayatan badik," ujar Kompol Welliwanto.
Petugas kemudian berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah badik dan satu lembar baju dinas milik korban.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal kepemilikan senjata tajam tanpa hak serta perlawanan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas. Pelaku terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.










