Polisi Olah TKP Tewasnya Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa
JAKARTA, iNews.id - Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Sutrimo, yang diduga kepala rumah tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026) malam. Dari kegiatan tersebut, polisi membawa sejumlah barang bukti.
Dari pantauan di lapangan, polisi terlebih dahulu melakukan olah TKP di halaman klinik. Salah satu yang diperiksa adalah tempat sampah dan kemudian masuk ke dalam klinik.
Setelah beberapa waktu di dalam klinik, polisi keluar dengan membawa bantal berwarna biru yang dibungkus plastik bening, sejumlah botol plastik. Selain itu, sepeda motor matic yang terparkir di halaman klinik juga ikut dibawa polisi.
Usai melakukan olah TKP, polisi memasang garis polisi di pagar klinik. Klinik itu terlihat seperti sudah lama tidak beroperasi, ditandai dengan daun kering berserakan di halaman klinik.
Sebagai informasi, Sutrimo, pria yang disebut sebagai karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, ditemukan meninggal dunia, Kamis (23/7/2026). Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hingga saat ini belum ada informasi maupun penyebab kematiannya.
Berdasarkan laporan yang beredar, Sutrimo disebut meninggal dunia di RS Muhammadiyah Taman Puring, Jalan Gandaria I Nomor 20, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Laporan ini juga memuat sejumlah informasi mengenai kondisi korban saat ditemukan, keterangan beberapa saksi, serta pernyataan pihak keluarga.
Dalam dokumen itu disebutkan keluarga mengaku belum menerima sejumlah barang pribadi korban, antara lain telepon seluler, dompet, kartu ATM, dan pakaian yang dikenakan korban.
Selain itu, laporan tersebut turut memuat keterangan saksi yang mengaitkan korban dengan dugaan perselisihan terkait proyek batu bara di Jambi. Namun, informasi tersebut masih sebatas klaim yang tercantum dalam laporan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Sementara, Polda Metro Jaya menyelidiki meninggalnya Sutrimo. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, setelah ditemukan tak sadarkan diri, Sutrimo dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.










