Setir Mobil Goyang, Waspadai Kerusakan Ban, Rem hingga Suspensi

Setir Mobil Goyang, Waspadai Kerusakan Ban, Rem hingga Suspensi

Otomotif | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 19:17
share

JAKARTA, iNews.id - Setir mobil goyang saat berkendara jangan dianggap hal sepele. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada sejumlah komponen penting kendaraan, mulai dari ban, kaki-kaki, suspensi, hingga sistem pengereman yang berpengaruh terhadap keselamatan berkendara.

Getaran pada setir umumnya muncul saat mobil melaju pada kecepatan tertentu, melewati jalan bergelombang, atau ketika pengemudi menginjak pedal rem. Jika dibiarkan, masalah tersebut dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius dan membuat kendaraan sulit dikendalikan.

Dilansir dari laman Suzuki, penyebab setir mobil goyang tidak selalu berasal dari satu komponen. Sebab itu, pemeriksaan secara menyeluruh perlu dilakukan agar sumber masalah dapat diketahui dan segera diperbaiki.

Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah ban mobil yang menggelembung atau aus tidak merata. Kondisi tersebut membuat putaran roda menjadi tidak seimbang sehingga getaran diteruskan ke sistem kemudi. Tekanan angin ban yang kurang atau berlebihan juga dapat memperparah gejala tersebut.

Selain ban, velg yang penyok akibat menghantam lubang atau trotoar juga dapat menyebabkan setir bergetar. Bentuk velg yang berubah membuat roda kehilangan keseimbangan sehingga getaran mulai terasa, terutama saat kendaraan melaju dengan kecepatan menengah hingga tinggi.

Pada mobil berpenggerak roda belakang maupun 4WD, masalah juga bisa berasal dari cross joint propeller shaft yang aus atau macet. Komponen ini berfungsi menyalurkan tenaga dari transmisi ke gardan. Jika mengalami kerusakan, putaran poros menjadi tidak stabil dan getaran dapat merambat hingga ke setir.

Penyebab lainnya adalah engine mount yang mulai aus. Komponen berbahan karet tersebut berfungsi menopang mesin sekaligus meredam getaran. Saat karetnya retak atau rusak, getaran mesin akan lebih mudah masuk ke kabin dan terasa pada setir.

Khusus mobil bertransmisi manual, kampas kopling atau flywheel yang aus juga dapat memicu getaran pada setir, terutama saat mobil mulai berjalan atau ketika berpindah gigi. Penyaluran tenaga yang tidak merata membuat kendaraan terasa bergetar saat berakselerasi.

Tak hanya itu, link stabilizer yang aus atau longgar juga menjadi penyebab umum setir bergoyang. Komponen ini berfungsi menjaga kestabilan kendaraan saat melewati tikungan maupun jalan bergelombang. Jika rusak, getaran dari roda akan lebih mudah diteruskan ke sistem kemudi.

Masalah juga dapat muncul apabila kendaraan belum melakukan spooring dan balancing. Ketidakseimbangan roda maupun perubahan sudut roda membuat mobil kehilangan kestabilan sehingga setir bergetar, terutama saat melaju pada kecepatan menengah hingga tinggi.

Selain itu, sudut toe roda yang berubah, kerusakan pada swing arm dan bushing, hingga kampas rem aus atau cakram rem bergelombang juga menjadi faktor yang sering memicu setir bergoyang. Pada kasus rem, getaran biasanya paling terasa ketika pengemudi menginjak pedal rem.

Pengemudi disarankan segera memeriksakan kendaraan apabila setir terus bergetar di berbagai kecepatan, mobil sulit dikendalikan, muncul bunyi dari area kaki-kaki, atau kendaraan cenderung menarik ke salah satu sisi.

Untuk mencegah masalah tersebut, lakukan pemeriksaan tekanan angin ban secara rutin, rotasi ban berkala, spooring dan balancing sesuai kebutuhan, serta servis kaki-kaki dan sistem pengereman secara berkala.

Topik Menarik