Bikin Susah Banyak Orang, Pria di Sumsel Bakar 11 Rumah gegara Marah kepada Istri

Bikin Susah Banyak Orang, Pria di Sumsel Bakar 11 Rumah gegara Marah kepada Istri

Terkini | inews | Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:38
share

LUBUKLINGGAU, iNews.id - Seorang pria berinisial MSE (32) diduga membakar rumah mertuanya di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, setelah diliputi emosi terhadap sang istri. Insiden yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk itu memicu kobaran api yang menjalar hingga menghanguskan 11 bangunan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur Ipda Vherry Andora mengatakan, MSE saat ini telah ditahan dalam perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya yang berinisial SU. Sementara itu, dugaan tindak pidana pembakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Permasalahan ini berawal, karena pelaku diduga kerap mengganggu dan menggoda adik iparnya melalui pesan singkat. Pelaku mengajak korban tidur bersama hingga mengirim tautan video pornografi," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Aksi tersebut kemudian diketahui oleh istrinya. Perempuan itu lantas menyampaikan kejadian tersebut kepada orang tua suaminya melalui pesan WhatsApp.

Ipda Vherry menjelaskan, pelaku diduga naik pitam setelah mengetahui istrinya mengadukan perbuatannya. Dalam kondisi emosi, pelaku menganiaya istrinya dengan melemparkan timbangan besi.

"Akibat kejadian itu korban mengalami luka di bagian kepala hingga berdarah dan tangannya patah sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Sebelum kebakaran terjadi, pelaku juga disebut sempat mengancam akan membakar rumah orang tua istrinya apabila kasus KDRT tersebut dibawa ke ranah hukum.

"Namun istrinya tetap melaporkan kasus KDRT itu ke Polres Lubuklinggau pada Selasa (14/7/2026) kemarin," ucapnya.

Vherry mengungkapkan, pelaku diduga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang dimasukkan ke dalam botol air mineral untuk membakar rumah mertuanya.

Cairan tersebut disiramkan ke lantai kayu di bagian dapur rumah, kemudian disulut menggunakan korek api. Api pun dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

"Mereka ini awalnya tinggal di Perumahan Green Mulia II, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Namun diduga terjadi perselisihan itu, korban tinggal di rumah orang tuanya di Jalan Maluku, lokasi yang kemudian menjadi sasaran pembakaran oleh pelaku," ucapnya.

Setelah menerima laporan, tim dari Unit Reskrim Polres Lubuklinggau segera mengejar pelaku.

"Pada peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa, tapi ada satu anggota damkar yang terjatuh dari lantai dua saat melakukan proses pemadaman. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di kediamannya sekitar pukul 21.00 WIB, atau beberapa jam setelah peristiwa pembakaran terjadi. Saat ini polisi masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk menghitung total kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan 11 bangunan.

Topik Menarik