Iran Serang Markas Komando AS di Timur Tengah, IRGC Klaim Hancurkan Fasilitas Militer

Iran Serang Markas Komando AS di Timur Tengah, IRGC Klaim Hancurkan Fasilitas Militer

Terkini | inews | Jum'at, 17 Juli 2026 - 13:57
share

TEHERAN, iNews.id – Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap markas komando militer Amerika Serikat (AS) di At Tanf, Suriah, sebagai balasan atas operasi militer Washington yang terus menyasar wilayah Iran. Serangan balasan tersebut terjadi pada Jumat (17/7/2026) setelah kedua negara kembali saling menyerang sejak Kamis malam.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan operasi itu menargetkan pusat komando operasi khusus milik AS di At Tanf. Menurut IRGC, serangan dilakukan sebagai respons atas rentetan serangan udara AS yang sebelumnya menghantam sejumlah wilayah di Iran dan menewaskan sedikitnya tujuh orang.

Dalam pernyataannya, IRGC mengklaim serangan tersebut berhasil menghancurkan sistem radar, beberapa helikopter operasi khusus, serta menewaskan dan melukai sejumlah personel militer AS. Hingga kini belum ada konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim tersebut.

Di sisi lain, militer AS dilaporkan kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah Iran pada Kamis malam waktu setempat. Serangan itu menyasar beberapa kota di wilayah selatan dan tenggara Iran, termasuk infrastruktur penting seperti jembatan.

Media pemerintah Iran, IRIB, melaporkan sedikitnya satu warga tewas dan delapan lainnya terluka akibat serangan yang menghantam kawasan permukiman di Bandar Abbas. Serangan terpisah juga dilaporkan mengenai dua jembatan di dekat Bandar Khamir, Provinsi Hormozgan, yang menyebabkan satu korban jiwa.

IRIB turut melaporkan empat ledakan mengguncang kawasan pesisir Pulau Qeshm. Sementara kantor berita Tasnim menyebut ledakan juga terdengar di Kota Sirik yang masih berada di Provinsi Hormozgan.

Serangan tersebut dilaporkan turut menghantam jembatan penghubung Bandar Abbas–Shiraz di dekat Bandar Khamir sehingga memicu pemadaman listrik di wilayah sekitar.

Selain itu, tiga ledakan dilaporkan terjadi di wilayah barat Bandar Abbas, sedangkan dua ledakan lainnya mengguncang Kota Bushehr.

Media Iran lainnya, Mehr, menyebut ledakan juga terdengar di sekitar Bandara Iranshahr. Sementara Wakil Gubernur Khuzestan bidang Keamanan dan Penegakan Hukum mengatakan sejumlah kawasan di sekitar Kota Ahvaz juga menjadi sasaran serangan udara AS.

Rangkaian serangan tersebut semakin meningkatkan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat serta memperluas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Topik Menarik