Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

Terkini | inews | Jum'at, 17 Juli 2026 - 09:56
share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Abadi Masela akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Maluku. 

Bahlil mengatakan, salah satunya melalui komitmen memprioritaskan 30 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk mendukung operasional fasilitas pengolahan. 

"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," ujar Bahlil usai prosesi groundbreaking Gas Abadi Blok Masela di Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Dia menambahkan, proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang besar, baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Selain meningkatkan penerimaan negara, proyek tersebut juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," tuturnya.

Menurutnya, manfaat proyek tidak hanya berhenti pada penciptaan lapangan kerja. Saat mulai beroperasi, Lapangan Abadi Masela diproyeksikan memberikan kontribusi sebesar 137,8 miliar dolar AS terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Selain itu, proyek tersebut diperkirakan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Maluku hingga 95 miliar dolar AS dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar 92 miliar dolar AS.

Bahlil menyebut, proyek LNG Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Maluku. Pembangunan proyek ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

"Di luar manfaat ekonomi dan fiskal, Proyek Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan UMKM di Maluku, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui penyediaan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD bagi kebutuhan industri," tuturnya.

Berdasarkan studi Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura, pembangunan LNG Abadi Masela diperkirakan akan menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja pada puncak masa konstruksi. 

Kehadiran proyek tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di kawasan Indonesia Timur melalui peningkatan kesempatan kerja, berkembangnya usaha masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan konektivitas wilayah.

Topik Menarik