LALIGA Pecahkan Rekor demi Rekor! Pendapatan Tembus Rp112,58 Triliun, Penonton Stadion Meledak

LALIGA Pecahkan Rekor demi Rekor! Pendapatan Tembus Rp112,58 Triliun, Penonton Stadion Meledak

Olahraga | inews | Kamis, 16 Juli 2026 - 19:00
share

MADRID, iNews.id - LALIGA menutup musim 2025-2026 dengan sederet pencapaian spektakuler yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kompetisi sepak bola paling kuat di dunia. Liga sepak bola profesional Spanyol itu mencatat rekor pendapatan, lonjakan jumlah penonton, hingga perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin masif.

Sepanjang musim, pendapatan sepak bola profesional Spanyol mencapai 5,464 miliar euro atau sekitar Rp112,58 triliun. Angka tersebut naik 8,1 persen dibanding musim sebelumnya dan menjadi musim kedua secara beruntun ketika pendapatan LALIGA berhasil menembus angka 5 miliar euro.

Pertumbuhan bisnis LALIGA semakin kuat setelah hadirnya sejumlah mitra strategis baru. Duracell bergabung sebagai mitra global, sementara Airbnb dan Volkswagen masuk sebagai mitra nasional yang mempertegas daya tarik komersial kompetisi tersebut.

Stadion Penuh, Rekor Penonton Terpecahkan

LALIGA EA SPORTS mencatat sejarah baru dengan menembus angka 11,6 juta penonton sepanjang musim. Tingkat keterisian stadion mencapai 84,9 persen, tertinggi sepanjang sejarah kompetisi kasta tertinggi Spanyol.

Sementara itu, LALIGA HYPERMOTION berhasil menarik 5,8 juta penonton dengan tingkat okupansi stadion mendekati 67 persen. Secara keseluruhan, sebanyak 17.535.164 penonton hadir langsung menyaksikan pertandingan di stadion sepanjang musim 2025/2026.

Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena sejumlah stadion masih menjalani renovasi dan beroperasi dengan kapasitas terbatas. Kondisi itu tidak menghalangi antusiasme suporter untuk memenuhi tribun setiap pekan.

Hak Siar Melejit dan Dunia Makin Menonton LALIGA

LALIGA juga mencatat pertumbuhan hak siar domestik terbesar di Eropa. Siklus hak siar baru periode 2027-2032 diproyeksikan menghasilkan lebih dari 6,135 miliar euro atau sekitar Rp126,41 triliun berkat kerja sama dengan Movistar dan DAZN, ditambah hak siar lain yang masih dalam tahap komersialisasi.

Di sektor digital, LALIGA berhasil menurunkan angka pembajakan hingga 60 persen di Spanyol. Liga tersebut memperluas tim investigasi khusus, memperkuat pusat operasional di Dubai dan Argentina, serta meningkatkan aktivitas di Irak untuk memperluas perlindungan di Timur Tengah dan Amerika Latin.

Kerja sama dengan Google, Fastly, Akamai, dan sejumlah mitra teknologi lainnya turut memperkuat sistem perlindungan digital sehingga ekosistem siaran menjadi lebih aman.

Ekspansi global LALIGA juga semakin agresif melalui kerja sama distribusi dengan CazéTV di Brasil, Disney+ dan TV2 di kawasan Nordik, serta CANAL+ yang menjadi mitra penyiaran eksklusif di Polandia untuk lima musim ke depan.

Kualitas kompetisi LALIGA semakin terlihat di Piala Dunia FIFA 2026. Sebanyak 86 pemain dari klub-klub LALIGA membela 31 tim nasional berbeda, memperlihatkan kekuatan akademi dan kualitas pemain yang berkembang di Spanyol.

Di sisi lain, LALIGA terus memimpin inovasi teknologi melalui pemanfaatan data dan kecerdasan buatan untuk produksi siaran, pengalaman penggemar, hingga pengelolaan organisasi secara korporasi.

Komitmen sosial juga tetap menjadi perhatian utama. LALIGA meluncurkan LALIGA Cities Network bersama Spanish Federation of Municipalities and Provinces (FEMP) untuk memanfaatkan sepak bola sebagai sarana edukasi sekaligus pencegahan diskriminasi dan ujaran kebencian di stadion.

Lebih dari 500 profesional dari LALIGA dan klub anggota turut berkumpul dalam 5th Club Conference guna berbagi praktik terbaik demi masa depan sepak bola Spanyol yang lebih berkelanjutan.

Tak hanya itu, LALIGA Genuine Moeve mencatat musim terbaik dengan melibatkan 50 klub dan lebih dari 1.400 pemain. Berbagai program sosial seperti Futura Afición dan La Ligue d'Égalité juga terus mendorong inklusi, pendidikan berbasis nilai, serta dampak positif bagi masyarakat di Spanyol maupun dunia.

Topik Menarik