Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026, Luka Lama dan Rekor Lionel Messi Dipertaruhkan
ATLANTA, iNews.id – Inggris vs Argentina kembali tersaji di Piala Dunia 2026 dengan tiket final sekaligus sejarah besar menjadi taruhan bagi kedua tim. Kedua tim bentrok di Dallas Stadium, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Timnas Inggris memburu final Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah kegagalan menyakitkan pada 1990 dan 2018. Namun, langkah Harry Kane dan kolega diadang Timnas Argentina yang datang sebagai juara bertahan.
The Three Lions membuka turnamen dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga pertama Grup L. Pasukan Thomas Tuchel kemudian ditahan Ghana 0-0 sebelum memastikan status juara grup lewat kemenangan 2-0 atas Panama.
Perjuangan Inggris semakin berat ketika memasuki fase gugur. Mereka harus bangkit dari ketertinggalan untuk menyingkirkan Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar.
Inggris kemudian bermain dengan 10 orang saat menghadapi tuan rumah bersama Meksiko di babak 16 besar. Meski berada dalam tekanan, mereka tetap mampu mempertahankan kemenangan dan melaju ke perempat final.
Mental kuat kembali ditunjukkan saat menghadapi Norwegia. Inggris tertinggal lebih dulu sebelum dua gol Jude Bellingham mengantarkan mereka menang 2-1 dan merebut tiket semifinal.
Messi dan Argentina Memburu Sejarah
Argentina menjalani perjalanan sempurna sejak pertandingan pertama. Lionel Messi mencetak tiga gol ketika La Albiceleste mengalahkan Aljazair 3-0 sekaligus menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi kemudian berdiri sendirian sebagai pemegang rekor setelah kembali mencetak gol dalam kemenangan atas Austria dan Yordania. Kapten Argentina tersebut juga membobol gawang Tanjung Verde serta Mesir pada fase gugur.
Argentina mengalahkan Tanjung Verde 3-2 melalui perpanjangan waktu di babak 32 besar. Skor serupa kembali tercipta ketika pasukan Lionel Scaloni menyingkirkan Mesir pada babak 16 besar.
La Albiceleste kembali membutuhkan 120 menit untuk menundukkan Swiss di perempat final. Julian Alvarez dan Lautaro Martinez mencetak gol pada perpanjangan waktu untuk memastikan kemenangan 3-1.
Argentina kini berusaha menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962. Juara dunia tiga kali tersebut juga memiliki catatan sempurna pada semifinal.
Argentina selalu berhasil lolos ke final dalam lima kesempatan sebelumnya mencapai empat besar. Messi memainkan peran penting dalam dua semifinal terakhir mereka.
Pada 2014, Messi menjadi eksekutor pertama Argentina dalam kemenangan adu penalti atas Belanda. Delapan tahun kemudian, dia mencetak gol pembuka dari titik penalti saat La Albiceleste menghajar Kroasia 3-0.
Messi tetap menjadi pusat serangan Argentina di Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan mereka juga didukung kontribusi tujuh pencetak gol lain serta delapan pemain yang sudah mencatatkan assist.
Cristian Romero dan Lisandro Martinez menjadi tumpuan di jantung pertahanan. Sementara itu, peraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2022, Emiliano Martinez, kembali menjadi sosok penting di bawah mistar.
Inggris juga tidak hanya bergantung kepada satu pemain. Kane dan Bellingham sama-sama sudah mencetak enam gol dalam enam pertandingan.
Catatan tersebut membuat Inggris menjadi negara pertama yang memiliki dua pemain dengan torehan enam gol dalam satu edisi Piala Dunia. Kane juga kembali bersaing dalam perebutan Sepatu Emas setelah menjadi pencetak gol terbanyak pada edisi 2018.
Marcus Rashford menjadi pemain Inggris lain yang sudah mencetak gol. Bukayo Saka dan Anthony Gordon turut memberikan ancaman setelah masing-masing membukukan tiga assist.
Rivalitas Panas Inggris dan Argentina
Inggris dan Argentina sudah lima kali bertemu di Piala Dunia. The Three Lions mencatatkan tiga kemenangan, sedangkan La Albiceleste meraih dua kemenangan.
Inggris menang 3-1 pada fase grup Piala Dunia 1962. Empat tahun kemudian, mereka kembali mengalahkan Argentina 1-0 pada perempat final sebelum menjadi juara di kandang sendiri.
Rivalitas kedua negara memanas pada perempat final Piala Dunia 1986. Diego Maradona membawa Argentina menang lewat dua gol yang terus dikenang, yakni gol solo spektakuler dan gol “Tangan Tuhan”.
Pertemuan berikutnya berlangsung pada babak 16 besar Piala Dunia 1998. Laga di Saint-Etienne tersebut menghadirkan gol indah Michael Owen, kartu merah David Beckham setelah berselisih dengan Diego Simeone, serta kemenangan Argentina melalui adu penalti.
Paul Ince dan David Batty gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor Inggris saat itu. Kekalahan tersebut menjadi salah satu luka terbesar The Three Lions di Piala Dunia.
Beckham membalas kekecewaan itu empat tahun kemudian. Dia mencetak satu-satunya gol melalui penalti ketika Inggris mengalahkan Argentina pada fase grup Piala Dunia 2002 di Sapporo.
Kekalahan tersebut ikut membuat Argentina tersingkir pada fase grup untuk pertama kalinya dalam 40 tahun. Inggris melaju ke perempat final sebelum dihentikan Brasil.
Semifinal Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan pertama kedua negara di turnamen ini setelah 24 tahun. Pemenangnya akan menghadapi Spanyol di partai final pada 19 Juli 2026 di New York New Jersey Stadium.









