Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah Bisa Tingkatkan Kepercayaan Diri Si Kecil

Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah Bisa Tingkatkan Kepercayaan Diri Si Kecil

Terkini | inews | Senin, 13 Juli 2026 - 13:22
share

JAKARTA, iNews.id – Tahun Ajaran Baru bagi anak sekolah dimulai hari ini, Senin 13 Juli 2026. Di momen spesial ini, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengajak para ayah di seluruh Indonesia untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya ke sekolah pada hari pertama masuk.

Ajakan tersebut disampaikan melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang bertujuan mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak ke gerbang sekolah. Menurutnya, momen sederhana tersebut dapat meninggalkan kesan mendalam sekaligus membantu membangun rasa percaya diri anak.

"Yuk, luangkan waktu untuk mengantar putra-putri kita ke sekolah di hari pertama masuk sekolah," kata Wihaji dalam keterangan resminya.

Wihaji menjelaskan, perjalanan dari rumah menuju sekolah memang hanya berlangsung singkat. Namun, bagi seorang anak, pengalaman tersebut dapat menjadi kenangan yang akan terus diingat hingga dewasa.

"Mungkin perjalanan dari rumah ke sekolah hanya sebentar. Tapi bagi anak, momen itu bisa menjadi kenangan yang diingat seumur hidup," ujarnya.

Dia mengatakan, perhatian sederhana dari ayah selama perjalanan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi emosional anak. Mulai dari mengobrol, memberikan pelukan sebelum memasuki gerbang sekolah, hingga mengucapkan kalimat penyemangat.

"Obrolan singkat di perjalanan, pelukan sebelum masuk gerbang sekolah, atau sekadar ucapan, 'Semangat ya, anak.' Hal-hal kecil seperti inilah yang membuat anak merasa dicintai, didukung, dan lebih percaya diri," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga mengingatkan bahwa peran ayah tidak berhenti pada tanggung jawab mencari nafkah. Menurut dia, ayah juga memiliki peran penting dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembang anak.

"Karena seorang ayah bukan hanya hadir untuk mencari nafkah. Seorang ayah juga hadir untuk menemani tumbuh kembang anak sejak langkah-langkah kecilnya hari ini hingga cita-cita besarnya nanti," katanya.

Dia berharap para ayah dapat menjadikan hari pertama sekolah sebagai momentum untuk menunjukkan perhatian kepada anak melalui kehadiran secara langsung.

Kehadiran Ayah Jadi Hadiah Terbaik bagi Anak

Lebih lanjut, Wihaji menyebut hadiah terbaik yang dapat diberikan kepada anak bukan selalu berupa barang atau materi. Menurutnya, waktu, perhatian, dan kehadiran ayah justru menjadi bekal penting bagi perkembangan anak.

"Mari kita mulai tahun ajaran baru dengan memberikan hadiah terbaik untuk anak-anak kita, yaitu waktu, perhatian, dan kehadiran seorang ayah," ujarnya.

Dia pun kembali mengajak seluruh ayah di Indonesia agar menyempatkan diri mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.

"Jadi di hari pertama sekolah, ayo kita antarkan anak kita ke sekolah. Jadikan perjalanan singkat itu sebagai awal dari kenangan yang akan mereka bawa seumur hidup. Karena bagi anak, kehadiran ayah selalu berarti," kata Wihaji.

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, BKKBN berharap semakin banyak ayah yang terlibat aktif dalam pengasuhan. Kehadiran ayah sejak momen sederhana seperti mengantar anak ke sekolah diharapkan dapat memperkuat ikatan keluarga sekaligus membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan percaya diri.

Topik Menarik