Komplotan Pencuri Tembaga Menara PLN di Mamuju Ditangkap, Raup Rp80 Juta

Komplotan Pencuri Tembaga Menara PLN di Mamuju Ditangkap, Raup Rp80 Juta

Nasional | inews | Minggu, 28 Juni 2026 - 15:22
share

MAMUJU, iNews.id – Pencurian komponen menara PLN di Mamujul diungkap Tim Resmob Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Tiga pelaku berinisial MA, MF, dan DP ditangkap setelah diduga mencuri komponen tembaga penangkal petir pada menara transmisi milik PT PLN (Persero).

Ketiga tersangka kini telah diamankan di Polda Sulbar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari petugas pengawas menara PLN Mamuju. Laporan tersebut menyebut kabel dan komponen tembaga penangkal petir di menara transmisi Desa Rosso, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju hilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mengidentifikasi pelaku.

Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, polisi berhasil menangkap pelaku pertama berinisial MA di rumahnya di Desa Kabuloan, Kecamatan Sampaga, pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 00.10 WITA.

Pengembangan kemudian dilakukan. Sekitar 20 menit berselang, petugas kembali menangkap MF dan DP di kawasan Bandara Tampa Padang, Kecamatan Kalukku.

Ketiga pelaku diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya dibawa ke Mapolda Sulawesi Barat.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengakui perbuatannya. Mereka juga mengaku telah melakukan pencurian di tiga titik menara transmisi yang berbeda.

Sementara itu, data tim pengawas PLN menunjukkan pencurian komponen penangkal petir di jalur transmisi Mamuju–Topoyo cukup marak. Sejak awal 2026, tercatat sebanyak 12 menara kehilangan komponen penangkal petir.

Akibat aksi tersebut, PT PLN (Persero) diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp80 juta.

Selain menangkap ketiga tersangka, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pelat penanda menara, dua potong tembaga hasil curian, satu linggis, satu gunting besi berukuran besar, satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3, dua karung, pakaian, jaket hitam, serta alas kaki yang digunakan saat beraksi.

Topik Menarik