Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

Terkini | inews | Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:10
share

JAKARTA, iNews.id - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menegaskan, negaranya menginginginkan gencatan senjata terjadi di Lebanon. Namun, pihaknya tidak ingin ada gencatan senjata di Gaza, karena tak menguntungkan rakyat Palestina. 

Menurutnya, situasi di Lebanon dan di Palestina berbeda. Boroujerdi menyatakan, wilayah Lebanon belum diduduki oleh tentara Israel, sementara kondisi di tanah Gaza telah dikuasai oleh zionis.

"Ketika suatu wilayah diduduki, Anda tidak menginginkan gencatan senjata. Anda ingin pendudukan itu berakhir. Anda ingin tanah tersebut kembali ke masyarakat yang sebenarnya. Rakyat tidak menginginkan gencatan senjata," ujar Boroujerdi dalam diskusi Serikat Jurnalis Islam Indonesia (Sajid) di AQL Islamic Center, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

Boroujerdi turut mencontohkan jika Jakarta dikuasai selama berminggu-minggu dan ada yang menyerukan gencatan senjata. Dia meyakini, mayoritas masyarakat tidak akan setuju sebelum wilayah Jakarta dibebaskan lebih dulu.

"Jadi, Palestina telah diduduki. Tetapi Lebanon, tidak. Lebanon sedang dibombardir di mana-mana. Jadi, kita menginginkan gencatan senjata di Lebanon, tetapi tidak di Gaza Karena gencatan senjata di Gaza, itu tidak menguntungkan rakyat Palestina. Mereka ingin tanah mereka bebas," kata dia.

"Kita harus memahami perbedaan antara wilayah-wilayah tersebut. Bahkan jika mereka menduduki Lebanon, kami tidak menginginkan gencatan senjata lagi, kami ingin tanah tersebut dibebaskan," tuturnya.

Dia menegaskan, Iran mendukung kelompok perlawanan untuk membebaskan tanah Gaza dari tentara zionis.

"Kami menyerukan di sini, "Bebaskan, Bebaskan Palestina." Bebaskan, Bebaskan Palestina adalah kebalikan dari gencatan senjata. Apakah itu benar? Ya," ucapnya.

Topik Menarik