Kecap Manis Ternyata Tinggi Garam, Menkes: 4 Sendok Makan Sudah Lewat Batas WHO

Kecap Manis Ternyata Tinggi Garam, Menkes: 4 Sendok Makan Sudah Lewat Batas WHO

Gaya Hidup | inews | Senin, 22 Juni 2026 - 13:51
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Kemenkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi kecap manis. Menurutnya, bahaya tersembunyi dari bumbu favorit masyarakat Indonesia itu bukan terletak pada kandungan gulanya, melainkan kadar natriumnya yang sangat tinggi.

Peringatan tersebut disampaikan Budi melalui konten terbaru yang diunggah di media sosial Instagram. Dia mengaku cukup terkejut setelah mengetahui jumlah natrium yang terkandung dalam satu sendok makan kecap manis.

“Kecap manis, manis kan ya? Tapi yang lu harus hati-hati itu bukan gulanya,” kata Budi.

Banyak orang selama ini menganggap kecap manis berisiko bagi kesehatan karena kandungan gula yang tinggi. Namun, menurut Budi, natrium atau garam yang terdapat dalam kecap justru menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian lebih.

“Saya tuh tidak menyangka bahwa kecap manis ini sangat tinggi natriumnya. Tahu nggak lu? Satu sendok makan kecap manis itu isinya 350 sampai 500 mg natrium,” ujarnya.

Jumlah tersebut terbilang cukup besar jika dibandingkan dengan batas konsumsi harian yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization. WHO menyarankan asupan natrium bagi orang dewasa tidak melebihi 2.000 miligram per hari.

Dengan kandungan natrium mencapai 350 hingga 500 miligram per sendok makan, konsumsi empat sendok makan kecap manis dalam sehari sudah dapat memenuhi bahkan melampaui batas yang dianjurkan.

“Batasan WHO per hari adalah 2.000 mg. Jadi 4 sendok makan ini udah lewat,” kata Budi.

Menkes juga menyoroti kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar menambahkan kecap manis ke berbagai jenis makanan. Tak hanya digunakan sebagai pelengkap, kecap manis juga menjadi bahan utama dalam sejumlah hidangan khas Nusantara.

Menurut Budi, kebiasaan mengonsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut terjadi karena natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga tekanan darah meningkat dan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari penyakit jantung hingga stroke.

Sebab itu, Budi mengimbau masyarakat untuk mulai membatasi penggunaan kecap manis dalam menu sehari-hari. Dia menegaskan kecap tetap boleh dikonsumsi, tetapi harus dalam jumlah yang terukur agar tidak membahayakan kesehatan.

“Kecap mah boleh, tapi takar. Cukup satu sendok makan untuk semua makanan di piring,” tulisnya.

Topik Menarik