Tak Gentar Diterjang Banjir, Agen BRILink Ini Tetap Layani Warga hingga Malam

Tak Gentar Diterjang Banjir, Agen BRILink Ini Tetap Layani Warga hingga Malam

Ekonomi | inews | Minggu, 21 Juni 2026 - 08:08
share

JAKARTA, iNews.id – Agen BRILink di Pondok Permata, Babelan, Bekasi tetap melayani nasabah saat banjir dua pekan melanda kawasan tersebut pada awal 2026. Kios kecil ini menjadi tumpuan warga ketika akses ATM dan bank terhambat.

Hujan deras memicu genangan luas di Perumahan Pondok Permata Babelan. Air bertahan hingga dua minggu akibat resapan yang tidak optimal. Aktivitas warga nyaris terhenti, namun layanan keuangan mikro di tingkat lingkungan tidak sepenuhnya padam.

Mas Rey, penjaga kios BRILink setempat, mengakui operasional sempat dihentikan sementara pada pekan pertama demi keselamatan. Keputusan berubah ketika kondisi mulai membaik dan akses kembali memungkinkan.

“Pas banjir satu minggu pertama jangan dulu. Tapi minggu kedua udah buka tuh pas agak mendingan,” tuturnya kepada iNews.id.

Keputusan membuka kembali layanan langsung berdampak. Warga tetap datang meski harus berjalan kaki dari rumah masing-masing untuk melakukan transaksi penting.

“Para nasabah biasanya sampai jalan kaki ke sini dari rumahnya. Mereka kan ke ATM jauh jadi narik atau transfer uang di sini,” ujar Mas Rey.

Jam operasional panjang menjadi kunci. Setiap hari, kios BRILink tersebut buka sejak pagi hingga malam untuk memastikan kebutuhan finansial warga tetap terlayani.

“Buka dari jam 7 pagi sampai set 10 malam,” kata Mas Rey.

Layanan yang tersedia mencakup transfer antar rekening BRI, transfer ke bank lain, pembayaran PAM dan listrik, pembelian token dan pulsa, serta pembayaran WiFi melalui QRIS.

“Transfer bank BRI bisa juga ke Bank lain. Kemudian bisa juga bayar PAM. Bayar listrik, beli token sama pulsa. Trus juga bayar wifi pake QRIS juga bisa,” ujarnya.

Menurut Mas Rey, transaksi paling dominan berasal dari kebutuhan dasar warga. Tarik tunai, transfer uang, dan pembayaran WiFi menjadi layanan yang paling sering digunakan selama masa banjir.

“Kebanyakan di sini transaksi transfer, tarik tunai dan bayar wifi,” ucapnya.

“Sehari bisa 50-60 nasabah,” kata Mas Rey.

Peran Strategis BRILink di Masa Krisis

Program BRILink milik Bank Rakyat Indonesia dirancang mendekatkan layanan keuangan ke masyarakat hingga tingkat desa dan lingkungan perumahan. Dalam situasi darurat seperti banjir, peran tersebut terasa nyata.

Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menilai BRILink Agen tidak sekadar perluasan layanan perbankan, tetapi juga penggerak ekonomi lokal dan peluang usaha bagi pelaku UMKM.

“BRILink Agen menjadi salah satu strategi BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendekatkan layanan transaksi kepada masyarakat. Melalui jaringan ini, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi dengan lebih cepat, mudah, dan dekat dari tempat tinggal. Di sisi lain, BRILink Agen juga membuka peluang usaha tambahan bagi UMKM, termasuk pemilik pangkalan gas, serta menjadi katalis bagi perputaran ekonomi di lingkungan sekitar,” ungkap Akhmad.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen menembus lebih dari 1,18 juta agen di 66.450 desa atau melampaui 80 persen total desa di Indonesia. Pada periode yang sama, jaringan ini melayani lebih dari 252 juta transaksi dengan total sales volume mencapai Rp420 triliun.

Keberlanjutan layanan di Pondok Permata Babelan menunjukkan fungsi BRILink sebagai penopang aktivitas ekonomi warga. Di tengah keterbatasan akibat banjir, kehadiran agen lokal memastikan transaksi tetap berjalan dan kebutuhan finansial dasar terpenuhi.

Topik Menarik