Sedih! Ruben Onsu Tak Bisa Bertemu Anak di Sekolah, Terbentur Aturan Ini
JAKARTA, iNews.id – Polemik hak asuh anak pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus bergulir. Ruben mengaku sempat berupaya menemui anak-anaknya di sekolah, namun keinginannya itu belum dapat terwujud karena harus melalui prosedur yang berlaku.
Ruben mengatakan dirinya telah menghubungi pihak sekolah tempat anak-anaknya menempuh pendidikan. Sebagai ayah kandung, dia menilai memiliki hak untuk bertemu dengan anak-anaknya meski hak asuh saat ini berada di tangan Sarwendah.
Namun, upaya tersebut terkendala karena terdapat nama pendamping lain yang telah terdaftar di sekolah selain wali anak-anaknya.
“Jadi saya menghubungi pihak sekolah, tapi memang karena satu nama yang ada di sana. Yang satu lagi kan pasti nama pendamping yaitu para sus yang sudah sering mendampingi,” kata Ruben saat ditemui awak media, Jumat (19/6/2026).
Meski sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak sekolah, Ruben mengungkapkan pertemuannya dengan anak-anak belum bisa dilakukan secara langsung. Dia menyebut ada persetujuan tertentu yang harus diperoleh terlebih dahulu.
“Saya sudah mencoba menghubungi, memang tidak bisa. Harus ada persetujuan dulu,” ujarnya.
Ketika ditanya alasan proses tersebut terasa rumit mengingat dirinya merupakan ayah kandung, Ruben memilih tidak memberikan banyak tanggapan. Dia menilai pertanyaan tersebut lebih tepat ditujukan kepada pihak lain.
“Ya enggak tahu tuh, kayaknya tanyanya bukan ke saya ya,” ucap Ruben.
Di tengah proses yang masih berjalan, Ruben mengaku hanya memiliki satu keinginan sederhana, yakni bisa menghabiskan waktu bersama anak-anaknya tanpa didampingi pihak lain.
“Kalau dari anak saya, maunya bersama-sama. Tapi yang saya mau, saya maunya saya jalan sama anak-anak saya saja. Itu saja,” katanya.
Hingga kini keinginan tersebut belum terealisasi. Karena itu, Ruben diketahui telah memberikan restu kepada kuasa hukumnya untuk melayangkan gugatan hak asuh anak terhadap Sarwendah sebagai langkah lanjutan dalam proses hukum yang sedang berlangsung.









