Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

Berita Utama | inews | Rabu, 17 Juni 2026 - 08:27
share

TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan akan menyerang kembali Israel jika militer Zionis terus membmbardir Lebanon. Ini bisa mengancam kesepakatan damai Amerika Serikat (AS)-Iran yang sedianya akan diteken pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss.

Markas Besar Militer Khatam Al Anbiya menyebut pasukan Israel melanjutkan operasi militer di Lebanon Selatan meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan berakhirnya perang.

Disebutkan, serangan berkelanjutan terhadap Lebanon bisa memicu respons militer dari Iran. Khatam Al Anbiya menyebut pasukan Israel melanggar gencatan senjata di Lebanon sebanyak 84 kali hanya dalam 2 hari terakhir.

"Jika pasukan Israel tidak menghentikan 'agresi' di Lebanon Selatan, mereka harus menghadapi 'respons keras' dari angkatan bersenjata Iran," demikian pernyataan Khatam Al Anbiya, sebagaimana dilaporkan kantor berita ISNA, dikutip Rabu (17/6/2026).

Ancaman keras tersebut disampaikan di tengah ketegangan yang terus berlanjut di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel, meski AS dan Iran pada Senin lalu mencapai kesepahaman untuk mengakhiri perang di semua lini.

Para pejabat Iran berulang kali mengatakan, Israel harus menghentikan serangan di semua front di kawasan, khususnya Lebanon. Hal itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) pejanjian damai AS-Iran yang akan ditandatangani pada 19 Juni.

Namun, para pejabat Israel mengindikasikan operasi militer di Lebanon akan terus berlanjut meski ada kesepakatan AS-Iran. Kondisi tersebut menimbulkan keraguan tentang prospek perdamaian di Lebanon.

Israel melancarkan serangan terhadap Lebanon sejak 2 Maret, menewaskan lebih dari 3.000 orang dan memaksa 1 juta lainnya mengungsi.

Bukan hanya melancarkan serangan udara, Israel juga menggelar operasi darat ke Lebanon Selatan. Selama serangan tersebut, pasukan Zionis telah maju lebih dari 10 km masuk ke wilayah Lebanon.

Topik Menarik